Pererat Sinergi dengan Insan Media, BPJS Kesehatan Gelar Temu Media "SURABI JKN" di Bandung

Penyelenggaraan Temu Media \"SURABI JKN\" yang digelar BPJS Kesehatan di Bandung.
Penyelenggaraan Temu Media \"SURABI JKN\" yang digelar BPJS Kesehatan di Bandung.
0 Komentar

Meski demikian, ia juga menyoroti adanya tantangan yang perlu dihadapi, yakni terkait tingkat keaktifan peserta yang saat ini diperkirakan berada di angka sekitar 79%.

Gap ini menunjukkan bahwa masih ada sebagian masyarakat yang belum memahami pentingnya status aktif dalam kepesertaan JKN.

“Sejauh ini kami masih menemui gap atau jarak antara tingkat cakupan peserta dan status keaktifan kepesertaanya. Ini membuktikan masih ada masyarakat yang belum aware tentang pentingnya status aktif sebagai peserta JKN. Kami terus mendorong masyarakat untuk rutin memeriksa status keaktifan mereka. Jangan sampai baru menyadari status tidak aktif ketika membutuhkan layanan kesehatan dan tidak dapat digunakan. Jika ada kendala, peserta bisa langsung menghubungi faskes terdekat atau datang ke kantor BPJS Kesehatan,” tegas Greisthy.

Baca Juga:Status JKN Non-Aktif? Ini Solusi dari BPJS Kesehatan dan Fasilitas Kesehatan di Kota BandungCara Edit Foto Miniatur AI Viral,  Jangan Sampai Ketinggalan Tren

Dalam acara temu media ini BPJS Kesehatan juga memberikan paparan mengenai pengelolaan gratifikasi. Kepala Bagian SDM, Umum dan Komunikasi, Krisnawati menjelaskan bahwa integritas dan keterbukaan informasi menjadi prinsip utama yang dijaga oleh BPJS Kesehatan.

Oleh karena itu, pihak eksternal termasuk media diimbau untuk turut mengawasi dan melaporkan jika terdapat indikasi gratifikasi melalui sistem pelaporan Whistle Blowing System (WBS) 2.0 yang dapat diakses secara online.

Selain itu dalam upaya memperluas eksposur informasi JKN, BPJS Kesehatan Cabang Bandung juga menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kota Bandung, mitra fasilitas kesehatan, hingga influencer lokal Bandung.

Selain itu, pemanfaatan media luar ruang seperti videotron dan poster pada moda transportasi publik turut menjadi strategi penyampaian informasi yang masif dan menyasar masyarakat perkotaan.

Kegiatan juga dilengkapi dengan edukasi kepada insan media mengenai kebijakan terkini seputar Program JKN, mulai dari hak dan kewajiban peserta hingga pemanfaatan kanal layanan digital seperti aplikasi Mobile JKN, PANDAWA (WhatsApp 08118165165), dan Care Center 165. Untuk mendukung percepatan penanganan keluhan, BPJS Kesehatan juga menyediakan jalur khusus seperti Loket Pemberi Informasi dan Penanganan Pengaduan (PIPP) dan petugas BPJS SATU (Siap Membantu) di rumah sakit, yang dirancang untuk memberikan layanan yang responsif, mudah, dan tepat sasaran.

0 Komentar