Strategi Menghadapi Usulan Penolakan Merek Agar Tetap Disetujui

Strategi Menghadapi Usulan Penolakan Merek Agar Tetap Disetujui
ILUSTRASI: Strategi Menghadapi Usulan Penolakan Merek Agar Tetap Disetujui
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Bagi seorang pebisnis, merek adalah identitas yang membedakan produk atau jasa dari pesaing. Mendaftarkan merek ke DJKI adalah langkah penting untuk mendapatkan perlindungan hukum.

Namun, tidak semua permohonan merek berjalan mulus. Dalam beberapa kasus, Anda mungkin menerima usulan penolakan merek.

Bukan berarti perjuangan selesai di sini. Dengan strategi yang tepat, peluang merek Anda tetap disetujui bisa meningkat signifikan.

Baca Juga:10 Destinasi Liburan Natal & Tahun Baru 2025 di Thailand Mulai 4 Jutaan!Kunjungi Ponpes Al-Ma’mun Sumedang, Coklat Kita Silatusantren Bikin Santri Peduli Kebersihan Lingkungan

Memahami Apa Itu Usulan Penolakan Merek

Usulan penolakan merek adalah pemberitahuan resmi dari DJKI yang menyatakan bahwa permohonan pendaftaran merek dagang berpotensi ditolak. Penolakan ini biasanya didasarkan pada hasil pemeriksaan substantif, di mana DJKI menilai merek Anda tidak memenuhi salah satu atau beberapa kriteria pendaftaran.

Penolakan bisa bersifat:

● Sementara, yang artinya Anda masih bisa memberikan tanggapan atau sanggahan.

● Tetap, jika DJKI sudah mengeluarkan keputusan final.

Dasar hukum penolakan merek tertuang dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis.

Alasan Umum Merek Ditolak DJKI

Sebelum menyusun strategi, penting untuk memahami alasan umum penolakan, di antaranya:

1. Kemiripan dengan Merek TerdaftarJika merek Anda memiliki kemiripan secara visual, fonetik, atau konsep dengan merek lain yang sudah terdaftar, DJKI bisa menganggapnya berpotensi menimbulkan kebingungan di pasar.

2. Mengandung Unsur yang DilarangMisalnya menggunakan simbol negara, lambang organisasi internasional, atau kata-kata yang dianggap menyinggung SARA.

3. Bersifat Deskriptif atau UmumNama yang terlalu menggambarkan produk secara langsung, seperti “Roti Manis” untuk produk roti, dianggap kurang memiliki daya pembeda.

4. Tidak Memenuhi Syarat AdministratifKesalahan dokumen, pengisian formulir, atau ketidaklengkapan data juga bisa memicu penolakan.

Baca Juga:Rental Mobil Harian di Bandung: Pilihan Cerdas untuk Perjalanan NyamanKunjungi Situs Cangkuang Garut, Menbud Fadli Zon Berkomitmen Lestarikan Situs Sejarah

Langkah Awal Setelah Menerima Surat Usulan Penolakan

Jika menerima surat usulan penolakan, jangan panik. Berikut langkah awal yang perlu dilakukan:

● Baca dan pahami alasan penolakan secara detail: Catat pasal atau ketentuan yang menjadi dasar keberatan DJKI.

● Perhatikan batas waktu tanggapan: Umumnya Anda punya waktu 30 hari sejak tanggal pemberitahuan untuk mengajukan sanggahan.

● Kumpulkan bukti pendukung: Misalnya bukti penggunaan merek, kontrak, faktur penjualan, atau dokumen legal yang relevan.

0 Komentar