Dorong Sport Tourism, Pemkot Bandung Siapkan Perbaikan Fasilitas Olahraga Bertaraf Internasional

Warga berolahraga lari di lapangan lari Taman Supratman, Kota Bandung, Senin (18/8). Foto: Dimas Rachmatsyah /
Warga berolahraga lari di lapangan lari Taman Supratman, Kota Bandung, Senin (18/8). Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus mendorong pertumbuhan sektor sport tourism sebagai bagian dari strategi pengembangan kota. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah menyiapkan sejumlah fasilitas olahraga untuk diperbaiki dan direnovasi agar memenuhi standar internasional. Terlebih, Kota Bandung berencana bakal jadi tuan rumah kejuaraan Asia panjat tebing

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyebutkan bahwa saat ini Kota Bandung tengah bersiap menjadi tuan rumah kejuaraan panjat tebing tingkat Asia. Persiapan tersebut mencakup peningkatan kualitas sarana olahraga yang akan digunakan dalam event berskala regional itu.

“Kita kemarin diberikan amanat agar kita siap-siap menjadi tuan rumah kejuaraan Asia panjat tebing. Makanya Bandung akan mempersiapkan. Tempatnya mah ada beberapa titik lah, ada di Pajajaran, ada juga di Saparua,” ungkap Farhan, Senin (18/8).

Baca Juga:Bukan Sebatas Wadah Solidaritas, 234 SC Buktikan Aksi Sosial Nyata Peduli Kemanusiaan Dari Musik Tanaman hingga Fine Dining, Jentik Festival Angkat Gastronomi Nusantara

Menurut Farhan, fasilitas yang ada tidak akan dibangun ulang dari nol, tetapi akan direnovasi dan diperbaharui agar tampil lebih baik dan siap menyambut kompetisi internasional.

“Renovasi tapi diperbaharui. Jadi renovasi tapi dibagusin lagi gitu,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa peningkatan infrastruktur olahraga ini tidak hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan event internasional, tetapi juga sebagai bentuk apresiasi dan dukungan terhadap atlet-atlet lokal Bandung yang telah mengharumkan nama bangsa di kancah dunia.

“Standar internasional ya. Karena kan atlet-atlet kita juga kebanyakan sudah mulai masuk ke ranah internasional. Contohnya Ujang, Rahajati Nur Samsa itu kan dari Bandung, juara dunia itu. Iya,” ujar Farhan.

Pemerintah Kota Bandung menilai potensi sport tourism sangat besar karena selain dapat mendongkrak sektor pariwisata, juga mampu menggerakkan perekonomian daerah lewat kegiatan kompetisi dan pelatihan olahraga.

Ke depan, Pemkot Bandung akan terus mengidentifikasi fasilitas olahraga lain yang dapat diperbaiki dan ditingkatkan agar menjadi magnet bagi event-event olahraga berskala nasional maupun internasional.

Dengan kombinasi antara potensi atlet lokal, dukungan infrastruktur, dan minat wisatawan terhadap kegiatan berbasis olahraga, Bandung diyakini mampu menjadi pusat sport tourism baru di Indonesia. (Dam)

0 Komentar