JABAR EKSPRES – Atlet panjat tebing Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sukma Lintang Cahyani, meraih juara pertama kategori lead putri dalam ajang Eiger Independence Sport Climbing Competition (EISCC) 2025. Kompetisi itu berlangsung di Jalan Sumatera, Kota Bandung, Sabtu (16/8).
Sukma mencatat nilai 35+ dan mengungguli atlet Rusia, Daria Glotova, yang memperoleh 32+, serta Mar’atus Sholeha Triana dari Valensi Climbing Club dengan nilai 31+.
“Puji Tuhan dapat juara satu. Sebenarnya tidak ada persiapan khusus ke sini. Tujuannya ke sini menambah dan memperdalam gerakan yang ada,” kata Sukma seusai kompetisi kepada awak media.
Baca Juga:Honda Revo Makin Garang usai Dapat Penyegaran, Adopsi Tampilan Sporty ala Motor BalapKemenhub Dorong Integrasi Transportasi untuk Efisiensi dan Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Menurut dia, jalur final tahun ini cukup menantang karena lebih menekankan pada posisi tubuh dibanding babak kualifikasi dan semifinal.
“Track untuk final ini lumayan. Body position lebih banyak ketimbang kualifikasi dan semifinal. Ini kali ketiga. Tahun ini cuaca lebih dingin dari cuaca sebelumnya,” ujar Sukma.
Sukma bercerita mulai menekuni olahraga panjat tebing sejak sembilan tahun lalu. Ia mengenal panjat tebing saat SMA pada 2014 dan langsung ikut kejuaraan se-Jawa Bali. “Juara tiga. Dari situ ada keinginan lebih fokus lagi,” katanya.
Kejuaraan internasional pertama yang diikutinya berlangsung di Swiss. Bisa dibilang, menurutnya, kompetisi tersebut menjadi titik balik Lintang untuk lebih fokus dan semangat mengasah diri.
“Itu saya peringkat tiga dari bawah. Karena baru pertama kali lomba internasional apalagi kejuaraan dunia. Tapi dari sana jadi pengen ikutan lagi,” tegasnya.
Dia berharap penyelenggaraan EISCC terus berlanjut. “Semoga Eiger tahun berikutnya ada terus. Semakin banyak peserta dan persaingan lebih padat untuk jalur-jalurnya. Makin wow,” kata Sukma.
Kompetisi EISCC 2025 diikuti 170 peserta dari berbagai daerah di Indonesia serta dari Rusia. Ajang ini digelar untuk memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 sekaligus menjaring bibit atlet panjat tebing usia muda.
Baca Juga:Manchester United Bidik Gelandang Penghancur dari Sporting Lisbon, Siapa?Kemenhub : Kebijakan Transportasi Online Dipastikan Adil-Berkelanjutan
Peserta asal Rusia, Daria Glotova, mengaku mengetahui kompetisi ini dari media sosial.
“Ya saya menonton di Instagram reels dan saya melihat iklan tentang kompetisi ini,” jelasnya.
