Irigasi Efisien Jadi Kunci Swasembada Pangan, Pemkab Bandung Siapkan Strategi Percepatan

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Bandung, Marlan. Foto Ist
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Bandung, Marlan. Foto Istimewa
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah Kabupaten Bandung menargetkan percepatan pengelolaan irigasi sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan pangan dan mendukung swasembada.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Bandung, Marlan, menyebut irigasi masuk dalam sektor prioritas yang tertuang di berbagai dokumen perencanaan, mulai dari RPJPD, draft RPJMD, hingga RKPD Perubahan 2025.

“Dalam perencanaan itu, irigasi ditetapkan sebagai sektor strategis untuk meningkatkan produksi pertanian dan menjaga ketahanan pangan,” ujarnya di Soreang, Kamis (14/8/2025).

Baca Juga:Wali Kota Cimahi: Jam Malam Pelajar untuk Lindungi Generasi Muda dari PremanismeNusantara Regas Dukung Penuh Pengembangan LNG HUB Bandung, Dorong Akses Energi Bersih untuk Sektor HOREKA

Kebijakan ini, kata Marlan, sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2025 tentang percepatan pembangunan, rehabilitasi, operasi, dan pemeliharaan jaringan irigasi.

“Tujuannya, memastikan suplai air ke lahan pertanian tetap optimal sehingga produktivitas tidak terganggu,” katanya

Untuk mengakselerasi pengelolaan irigasi, Pemkab Bandung telah membentuk Komisi Irigasi serta membangun Gedung Pusat Pengembangan Sumber Daya Air dan Irigasi pada 2025.

“Pusat Pengembangan SDA dan Irigasi ini sebagai pusat edukasi, sehingga diharapkan SDM baik secara teknis maupun non teknis dapat lebih memahami dan mendapatkan sertifikasi terkait kemampuan tentang pengelolaan sumber daya air,” jelas Marlan.

Selain itu, Pemkab Bandung juga mengusulkan bantuan keuangan dari pemerintah pusat untuk program irigasi tahun ini, yang kini masih dalam proses verifikasi melalui aplikasi SIPUrI milik BBWS Citarum.

“Irigasi yang handal dan efisien bukan hanya memastikan tanaman mendapat suplai air yang cukup, tapi juga berdampak pada peningkatan pendapatan dan taraf hidup petani,” kata Marlan.

Pemkab Bandung menegaskan, keberhasilan swasembada pangan tidak hanya ditentukan oleh luas lahan dan kualitas benih, tetapi juga infrastruktur pendukung seperti irigasi yang terkelola dengan baik dan berkelanjutan.

0 Komentar