JABAR EKSPRES – Bupati Bogor Rudy Susmanto merespon terkait adanya defisit anggaran sebesar Rp529 miliar. Menurutnya, hal tersebut dapat diatasi sebelum tutup tahun anggaran 2025.
Rudy mengatakan, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) bersama DPRD Kabupaten Bogor akan tetap membahas program prioritas bersama-sama.
“Sebenarnya kalau bicara defisit yang kita usulkan kemarin, maka ada beberapa program-program yang tentunya akan kita bahas bersama, mana yang akan diprioritaskan. Pada saat ini pembahasan, antara DPRD dengan SKPD-SKPD di pemerintah Kabupaten Bogor,” kata Rudy, pada Selasa (12/8/2025).
Baca Juga:Tronton di Bogor Tabrak Pembatas Jembatan dan Hampir Terjun Bebas, Ini Penyebabnya! Menjelang Hari Kemerdekaan, Penjualan Bendera di Kota Bogor Masih Lesu
Dia menutur, Pendapatan Asli Daerah (PAD) memiliki peluang bertambah hingga akhir tahun 2025 nanti.
“Tidak menutup kemungkinan di perjalanan pembahasan, pendapatan masih berjalan, masih dinamis. Ini baru bulan Agustus, masih ada September, Oktober, November, Desember, empat bulan ke depan,” tuturnya.
Selain itu, ia berharap program prioritas dapat terealisasi dan defisit anggaran dapat teratasi menjelang akhir tahun 2025 nanti.
“Mudah-mudahan dengan pembahasan bersama-sama, jelang akhir tahun, defisit tertutupi, beberapa program prioritas dapat terealisasikan,” pungkasnya.
Sebelumnya, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menggelar rapat paripurna, Kamis (31/7).
Rapat itu membahas mengenai penyampaian nota keuangan dan rancangan Peraturan Daerah (Perda) tentang perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2025.
Selain itu, dalam rapat juga dibahas persetujuan DPRD terhadap Raperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2024.
Baca Juga:Kunjungi Lokasi Banjir, Bupati Bogor Tegaskan Penanganan Cepat bagi Warga TerdampakLongsor di TPAS Galuga Tewaskan Operator Alat Berat DLH Kota Bogor, Keluarga Terima dengan Ikhlas
Pemkab Bogor saat ini masih menghadapi defisit anggaran yang cukup signifikan, yakni mencapai sekitar Rp529 miliar.
“Tentu kami sudah membahas di Badan Anggaran. Sampai hari ini defisit masih ada. Mudah-mudahan dengan pembahasan APBD minggu depan, permasalahan ini bisa terselesaikan,” ujar Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara.
