Dalam konflik, pasangan dengan NPD jarang mau mengakui kesalahan. Mereka lebih memilih menyalahkan pihak lain atau mencari alasan untuk membenarkan tindakannya.
Akibatnya, kamu bisa merasa terus bersalah bahkan ketika tidak melakukan kesalahan sama sekali.
6. Merasa Lebih Istimewa dari Orang Lain
Rasa superioritas adalah hal yang melekat pada individu dengan NPD. Mereka sering merasa lebih penting daripada orang lain dan berhak mendapatkan perlakuan khusus.
Baca Juga:Deretan Iblis Terkuat yang Muncul di Arc Infinity Castle Demon SlayerHarga Emas Galeri24 dan Antam Meroket, UBS Alami Penurunan di Pegadaian
Jika keinginannya tidak dipenuhi, mereka bisa marah, kecewa, atau memperlakukan orang lain dengan kasar.
7. Cenderung Cemburu dan Mengontrol Kehidupan Sosialmu
Pasangan dengan NPD sering kali mudah cemburu, meskipun alasan yang mendasarinya tidak jelas.
Mereka bisa memantau siapa yang kamu hubungi, memeriksa ponsel atau media sosialmu, dan membatasi lingkar pertemananmu. Tujuannya adalah untuk menjaga dominasinya dalam hidupmu.
8. Memanfaatkanmu demi Kepentingannya Sendiri
Orang dengan NPD kerap melihat pasangan sebagai sarana untuk mencapai tujuan pribadi, entah itu keuntungan materi, status sosial, atau sekadar memperbaiki citra dirinya. Kamu mungkin merasa hanya sebagai pelengkap, bukan pasangan yang setara.
9. Romantis Berlebihan di Awal, Kemudian Berubah
Banyak pasangan dengan NPD memulai hubungan dengan “love bombing”, yaitu memberi perhatian, pujian, dan hadiah berlebihan untuk membuatmu merasa spesial.
Namun, ketika kamu sudah terikat emosional, sikap itu berubah drastis menjadi menuntut, kritis, bahkan dingin.
10. Membuatmu Merasa Tidak Utuh dan Lelah Emosional
Seiring waktu, kamu mungkin merasa kehilangan jati diri, selalu dipertanyakan nilai dan harga dirimu, bahkan bingung apakah masalahnya ada padamu.
Baca Juga:Xiaomi Perkenalkan Redmi 15, Harga Redmi 14 Kini Turun DrastisXiaomi Redmi 15 Dibekali Snapdragon 6s Gen 3 dan Baterai Jumbo 7000mAh, Harga Rp3 Jutaan
Hubungan terasa seperti siklus yang melelahkan: diberi cinta lalu diremehkan, diangkat lalu dijatuhkan.
