JABAR EKSPRES – Samsung Galaxy Z Fold 7 & Flip 7 gagal total sebaiknya tidak dibeli, jangan tertipu nama besarnya apakah dua ponsel lipat terbaru dari Samsung ini benar-benar “gagal total”? Tentu tidak. Tapi apakah keduanya layak dibeli oleh semua orang? Juga tidak.
Meski membawa banyak peningkatan, mulai dari desain yang lebih tipis hingga kamera beresolusi ultra, tetap ada sejumlah catatan penting yang harus diperhatikan sebelum buru-buru tergoda nama besar Samsung.
Artikel ini akan mengulas secara jujur sisi gemilang dan sisi gelap dari Galaxy Z Fold 7 dan Flip 7, agar kamu tidak membeli hanya karena tren melainkan karena memang benar-benar sesuai kebutuhanmu.
Baca Juga:Tecno Pova 7 5G vs Infinix Note 50s 5G, Rekomendasi HP 2025 Paling Wort It?Apa Saja Hp Samsung Spek Dewa Paling Murah di Tahun 2025? Ini 7 Rekomendasinya
Samsung akhirnya merilis dua jagoan terbaru dari lini foldable mereka Galaxy Z Fold 7 dan Galaxy Z Flip 7. Tapi ini bukan sekadar pembaruan tahunan biasa kali ini Samsung serius “keluar dari zona nyaman” dan menghadirkan upgrade yang bisa dibilang paling signifikan dalam sejarah perangkat lipat mereka.
Meski Samsung masih menjadi raja pasar foldable, tekanan dari kompetitor membuat mereka bangkit dengan gebrakan besar. Hasilnya? Dua ponsel lipat yang bukan cuma cantik, tapi juga powerful di segala lini.
1. Desain Tipis & Ringan yang Tak Terduga
Galaxy Z Fold 7 kini menyandang gelar foldable paling tipis dan ringan di dunia. Saat dilipat, ketebalannya hanya 8,9 mm, dan ketika dibuka hanya 4,2 mm lebih ramping dari generasi sebelumnya. Beratnya? Cuma 215 gram, bahkan lebih ringan dari Galaxy S25 Ultra!
Samsung juga memperbarui engselnya dengan teknologi Armor Flex Hinge berdesain droplet, yang meratakan tekanan pada lipatan dan membuat bekas lipatan nyaris tak terlihat. Ditambah lagi, frame berbahan armor aluminium membuat bodinya tetap premium dan tangguh.
2. Layar Cover Makin Proporsional
Salah satu kejutan besar lainnya adalah perubahan rasio layar depan (cover screen). Jika sebelumnya terasa terlalu panjang dan ramping, kini Fold 7 hadir dengan rasio 21:9, lebih mirip ponsel biasa alias candy bar. Ukuran layarnya 6,5 inci, panel Dynamic AMOLED 2X, resolusi Full HD+, dan refresh rate 1–120Hz (LPTO).
