7 Jenis Konfigurasi Mesin Sepeda Motor dan Karakteristiknya, Bukan Hanya 1 Silinder

Jenis Konfigurasi Mesin Sepeda Motor
Jenis Konfigurasi Mesin Sepeda Motor
0 Komentar

Selain itu, mesin Boxer tidak mudah panas karena posisi silindernya yang terbuka dan langsung terkena aliran udara. Suara yang dihasilkan juga halus, meskipun kapasitas mesinnya besar.

  1. Mesin Dua Silinder V-Twin Melintang

Konfigurasi mesin ini tergolong unik dan cukup jarang ditemukan, terutama di Indonesia. Mesin ini memiliki bentuk menyerupai mesin V-Twin pada Harley-Davidson, namun dipasang melintang (transversal) pada sasis motor.

Konfigurasi ini merupakan ciri khas dari pabrikan motor Italia, Moto Guzzi. Dua silinder pada mesin ini menonjol ke sisi kanan dan kiri motor, sehingga mudah dikenali dari tampilannya yang khas.

Baca Juga:Jangan Anggap Remeh! Ini Dampak Fatal Jika Telat Ganti Oli MesinTop 10 Aplikasi iPhone 2025 yang Bikin Hidup Lebih Praktis dan Estetik

Mesin ini menghasilkan getaran yang cukup kuat, namun karakteristiknya berbeda dibandingkan mesin dua silinder lainnya. Tenaga yang disalurkan terasa halus, mirip dengan mesin Boxer. Karena posisi silinder yang terbuka, mesin ini juga tidak cepat panas.

Namun, tenaga yang dihasilkan cenderung lebih rendah jika dibandingkan dengan mesin dua silinder lain pada kelasnya. Selain itu, pusat gravitasi mesin ini berada pada posisi yang cukup tinggi, yang sedikit mengurangi kestabilan saat bermanuver.

  1. Mesin Tiga Silinder Sejajar (Inline Triple)

Secara fisik, mesin tiga silinder sejajar memiliki kemiripan dengan mesin dua silinder sejajar (inline twin), yang membedakannya hanyalah jumlah silindernya. Namun, tambahan satu silinder ini memberikan perbedaan yang cukup signifikan dalam hal performa.

Mesin tiga silinder mampu memaksimalkan torsi serta tenaga puncak (top-end power). Konfigurasi ini dapat dikatakan berada di tengah-tengah antara mesin dua silinder dan empat silinder, sehingga menawarkan performa yang seimbang. Torsi yang dihasilkan cukup besar namun tidak berlebihan, sementara tenaga puncaknya juga tergolong tinggi, meski tidak setinggi mesin empat silinder.

Getaran mesin pun berada di tengah-tengah, tidak sekasar mesin dua silinder, namun belum sehalus mesin empat silinder. Begitu pula dengan suara yang dihasilkan, terdengar sangat khas dan berbeda dari konfigurasi mesin lainnya.

Konfigurasi mesin ini dipopulerkan oleh Triumph, produsen motor asal Inggris, pada model seperti Daytona. Pabrikan Italia MV Agusta juga mengadopsi mesin tiga silinder ini. Tak ketinggalan, pabrikan asal Jepang, Yamaha, menggunakannya pada model MT-09.

0 Komentar