Review Lengkap Yamaha Aerox Alpha Turbo Peraih Gelar Motor Terbaik 2025

Yamaha Aerox Alpha Turbo
Yamaha Aerox Alpha Turbo
0 Komentar

Sementara itu, pada versi yang menggunakan W-CVT, jeda tersebut hampir tidak terasa. Grafik tenaganya mengalir mulus dari putaran bawah hingga atas, memberikan sensasi berkendara yang halus. Untuk penggunaan harian, saya pribadi jarang menggunakan fitur tambahan seperti W-SHIFT.

Lalu, kapan W-SHIFT ini digunakan? Ternyata W-SHIFT memiliki dua manfaat utama

Untuk akselerasi

Saat ingin menyalip atau menghadapi tanjakan, apalagi jika berkendara agresif, fitur ini sangat berguna. Ketika tuas W-SHIFT ditekan dan ditahan sedikit, sistem akan menahan rasio transmisi di RPM tinggi. Ini membuat torsi tambahan terasa, mendorong kendaraan dengan lebih kuat, baik saat menyalip maupun saat menanjak.

Untuk deselerasi

Baca Juga:5 Sepeda Listrik Harga Rp2 Jutaan Terbaik 2025, Irit Plus Ramah LingkunganFakta Kenapa Yamaha Sulit Kalahkan Honda di Indonesia Meski Lebih Inovatif

Saat deselerasi, menekan W-SHIFT akan memberikan efek engine brake, yaitu perlambatan dari putaran mesin. Sensasinya mirip seperti menggunakan motor manual, yang biasanya tidak kita temui pada CVT konvensional. Untuk penggunaan harian, fitur ini sesekali saya pakai, misalnya saat panic braking atau ingin mengurangi kecepatan secara cepat ketika hendak masuk tikungan.

Bahkan saat touring di jalan menurun yang panjang, saya bisa memanfaatkan W-SHIFT ini tanpa harus terlalu sering menggunakan rem. Tinggal pindah ke rasio kedua atau ketiga dan kendaraan langsung tertahan. Hal ini membantu mengurangi beban kerja rem dan meningkatkan rasa percaya diri karena motor tidak meluncur liar. Fitur ini juga bisa menjadi solusi bagi motor matic yang sering mengalami ‘loncat’ saat menuruni bukit karena hanya mengandalkan rem.

Satu hal lagi yang kami suka dari W-CVT saat deselerasi adalah transisinya yang halus ketika masuk dan keluar tikungan. Misalnya saat kita masuk tikungan sambil menahan W-SHIFT, deselerasinya terasa mantap. Begitu gas dibuka setelah tikungan, sistem secara otomatis mengaktifkan kembali fitur W-CVT, menghasilkan respon yang cepat dan ritme berkendara yang menyenangkan.

Contohnya saat saya berkendara di kawasan Naringgul yang penuh tikungan tajam dan naik turun, fitur ini sangat membantu. Saat light braking di tikungan, begitu gas dibuka, responsnya langsung aktif. Ini membuat pengalaman berkendara jadi lebih seru. Menurut saya, ini fitur yang luar biasa, meskipun untuk penggunaan harian mungkin tidak selalu dibutuhkan karena performa motor ini sudah cukup baik hanya dengan W-CVT-nya saja.

0 Komentar