JABAR EKSPRES – Aplikasi AMV menjadi salah satu aplikasi yang diprediksi akan scam pada bulan Juli 2025 ini. Bahkan ada yang menyebut bahwa aplikasi ini sudah scam karena mulai susah melakukan pencairan.
Dari pengumuman terakhir yang diberikan aplikasi, menyebutkan bahwa untuk bisa menarik uang di aplikasi ini diharuskan membayar pajak penghasilan sebesar 10 persen dengan cara deposit.
Hal ini mulai diterapkan pada 15 Juli 2025 lalu untuk level keanggotaan yang jadwal penarikan di hari tersebut. Jika tidak melakukan pembayaran pajak, maka akun tidak akan bsia menarik uang bahkan sampai akan dibekukan.
Baca Juga:Gak Dapat BSU?, Daftar ini Saja, Ada DANA Gratis Rp4,2 juta Untuk Masyarakat Prediksi Waktu SCAM Aplikasi PONZI Bulan Juli dan Agustus 2025, Ada AMV dan ERC
Anehnya, pembayaran pajak yang seharusnya diserahkan ke kantor pajak, namun di aplikasi ini pajak dibayarkan untuk aplikasi. Padahal seharusnya, pajak bisa dipotong dari saldo member tanpa harus meminta deposit lagi.
Hal ini sudah menjadi tanda-tanda serius terjadinya penipuan, dan seharusnya para member sudah menyadarinya.
Lalu apakah member yang membayar pajak bisa langsung melakukan penarikan? benarkah akun bisa aktif lagi seperti semula?
Sayangnya tidak ditemukan informasi tentang pengalaman member yang membayar pajak, rupanya member aplikasi AMV ini sudah cerdas, karena tahu resiko yang akan dihadapi jika mengikuti permintaan aplikasi.
Meskipun membayar pajak sesuai yang di tentukan , akun member tetap tidak akan bisa melakukan penarikan, karena saat ini fitur penarikan sudah ditutup oleh aplikasi.
Sebentar lagi website aplikasi juga tidak akan bisa diakses lagi, biasanya proses ini akan terjadi dalam beberapa hari kedepan, tepatnya saat sudah tidak ada lagi member yang deposit.
Jika sudah begini, aplikasi dipastikan sudah terbukti sebagai penipuan dan mengeruk semua uang korbannya. Jadi peluang uang anggota kembali sudah tidak ada lagi.
Baca Juga:Tak Sesuai Himbauan Gubernur, Ini Aturan Jam Masuk Sekolah di Kota Bandung5 Mobil Toyota Harga Under Rp100 Juta, Solusi Hemat Untuk Bugjed Terbatas
Satu-satunya jalan yang bisa dilakukan adalah melaporkan para leadernya didaerah ke kepolisian, agar bisa ditangkap dan seluruh asetnya disita untuk dikembalikan kepada para korbannya.
Selain peluang uang kembali, cara ini juga bisa memberikan efek jera pada para leader agar tidak lagi menjerumuskan masyarkaat untuk terlibat dengan penipuan investasi bodong.
