JABAR EKSPRES – Dalam kesempatan ini, kami akan membahas mengenai aplikasi ITV, yang diklaim sebagai aplikasi penghasil uang. Benarkah aplikasi ini bisa menghasilkan uang, atau justru merupakan modus penipuan investasi bodong? Semua kami ulas setelah melakukan penelusuran langsung melalui situs web itvplcydn.com maupun aplikasinya.
Kemarin, mencoba menyelesaikan satu tugas di aplikasi ini dan mendapatkan imbalan sebesar Rp2.000. Untuk pengguna baru, aplikasi ini menyediakan semacam “bonus gratisan” yang disebut sebagai program magang.
Kemunculan tabel-tabel imbal hasil seperti yang ada di aplikasi ini sudah tidak mengherankan. Tabel semacam ini merupakan ciri khas skema Ponzi, dengan modus menyuruh pengguna mengunduh aplikasi, menonton video, menyukai konten, dan memberikan penilaian.
Baca Juga:Roy Suryo Ungkap Bukti Lengkap Perbedaan Mencolok Ijazah Asli UGM dengan Milik Jokowi4 Penyebab Motor Honda Cepat Panas dan Overheat, Ini Solusinya
Sebagai contoh, terdapat tabel dengan skema “balik modal” yang menunjukkan bahwa dengan modal awal sebesar Rp300.000, pengguna bisa memperoleh penghasilan bulanan sebesar Rp300.000, atau kembali modal dalam waktu satu bulan. Semakin besar jumlah deposit yang dimasukkan, semakin besar pula pendapatan yang dijanjikan.
Dari sini saja sudah terlihat bahwa skema ini mengarah pada penipuan. Aplikasi semacam ini hanya akan menguntungkan orang-orang yang bergabung di awal, karena menerapkan sistem referal bertingkat, yakni:
- Level 1: 10%
- Level 2: 3%
- Level 3: 1%
Dengan sistem seperti ini, keuntungan hanya berputar di kalangan atas, sementara pengguna baru akan kesulitan untuk mendapatkan hasil sesuai yang dijanjikan.
Selain itu, aplikasi ini juga menyediakan bonus manajemen serta jabatan-jabatan khusus yang tampaknya dibuat untuk menarik minat lebih banyak orang agar bergabung dan melakukan deposit.
Adapun modus utama dalam aplikasi ini adalah menonton video, yang kemudian diklaim akan menghasilkan uang. Namun, jika ditinjau dari struktur dan sistem kerjanya, pola seperti ini sangat mirip dengan skema investasi bodong berlapis yang sering kali berujung pada kerugian pengguna, terutama mereka yang bergabung belakangan.
Aplikasi ITV Reingkarnasi Aplikasi Ponzi Lama
Aplikasi ini memiliki kemiripan dengan aplikasi SKY yang pernah populer sebelumnya. Selain itu, ada pula aplikasi Next 15 yang menerapkan sistem serupa. Misalnya, kita memilih salah satu video di aplikasi, lalu memutarnya. Video tersebut biasanya hanya perlu ditonton selama kurang lebih 10 detik.
