Podium Perdana Kiandra Ramadhipa di Red Bull Rookies Cup Seri Jerman

kiandra ramadhipa
Kiandra Ramadhipa (kiri) meraih posisi kedua pada balapan pertama (Race 1) Seri Jerman yang digelar di Sirkuit Sachsenring, Sabtu (12/7/2025). (Sumber Foto: Instagram/Red Bull Rookies Cup via ANTARA)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pebalap muda Indonesia, Kiandra Ramadhipa, berhasil mencetak sejarah pribadi dengan meraih podium pertamanya di ajang Red Bull Rookies Cup (RBRC). Dalam Race 1 Seri Jerman yang digelar di Sirkuit Sachsenring pada Sabtu (12/7), Kiandra berhasil finis di posisi kedua meski memulai balapan dari posisi ke-12.

Balapan tersebut dimulai dalam kondisi lintasan basah akibat hujan. Namun, hal itu tidak menghalangi Kiandra untuk langsung melesat ke posisi ketujuh sesaat setelah start, dan terus menunjukkan performa impresif sepanjang balapan. Pada lap kedelapan, ia sukses merebut posisi kedua, bahkan sempat memimpin lomba di lap berikutnya.

Rekan sesama pebalap Indonesia, Veda Ega Pratama, juga tampil baik dengan start dari posisi ketujuh. Kedua pebalap Tanah Air ini sempat memimpin lomba secara bersamaan di posisi satu dan dua antara lap ke-10 hingga lap ke-12, sebelum akhirnya Kiandra harus menyerahkan posisi pertama kepada Brian Uriarte di tikungan ke-12 pada lap terakhir.

Baca Juga:5 Rekomendasi Laptop Murah untuk Kerja di Tahun 2025Ini 7 Penjelasan Mengapa Sakit Gigi Setelah Makan Daging

Walaupun harus puas di posisi kedua, Kiandra menyambut hasil ini dengan penuh syukur. Ia menyebut bahwa ini adalah balapan yang sangat menantang dan menguras tenaga, namun ia bangga karena berhasil meraih podium pertamanya di ajang bergengsi ini.

“Ini balapan yang sangat panjang. Saya sempat memimpin balapan dan saya hanya ingin segera finis. Saya sudah mencoba untuk mengerahkan yang terbaik, dan saya coba mengendalikan diri,” kata Kiandra di parc ferme, dikutip dari situs resmi Red Bull.

Ia juga menjelaskan bahwa kondisi ban yang mulai aus menjelang akhir balapan membuatnya harus mengubah strategi. Trek yang mulai mengering memaksanya untuk lebih berhati-hati demi menghindari risiko jatuh.

“Saya merasakan ban sudah habis di lap terakhir, dan saya berkata pada diri sendiri, ‘Jangan sampai jatuh’. Saya tidak peduli jika ada yang menyalip, saya hanya menahan ego dan berusaha menyelesaikan balapan,”  ungkapnya.

0 Komentar