10 Merek Motor Ini Sebaiknya Jangan Dibeli, Tampangnya Doang yang Keren

Merek Motor Ini Sebaiknya Jangan Dibeli
Merek Motor Ini Sebaiknya Jangan Dibeli
0 Komentar

  1. Yamaha Gear 125 Versi Standar

Yamaha Gear 125 sebenarnya hadir dengan konsep menarik sebagai motor matic serba guna yang irit dan tangguh. Namun, ketika melihat varian standar dari motor ini, ekspektasi tersebut langsung terasa menurun drastis.

Versi standar Yamaha Gear 125 sangat minim fitur. Padahal, dengan menambah sedikit biaya, Anda bisa mendapatkan varian di atasnya yang jauh lebih layak dan lengkap. Selain itu, suspensinya terasa cukup keras dan posisi duduknya agak sempit, terutama bagi pengendara bertubuh tinggi.

Karena itu, jika Anda tertarik dengan Yamaha Gear 125, sangat disarankan untuk menghindari varian standarnya dan mempertimbangkan tipe yang lebih lengkap agar pengalaman berkendara terasa lebih nyaman dan memuaskan.

Baca Juga:7 Alasan Mengapa Beli Mobil Bekas Lebih Menguntungkan daripada Mobil BaruBukan Listrik, Mobil Masa Depan Toyota Berjalan dengan Air Tanpa Polusi

  1. Yamaha Mio Z

Yamaha Mio Z sempat digadang-gadang sebagai penerus kejayaan Mio generasi awal. Namun, kenyataannya tidak sesuai dengan harapan. Motor ini menggunakan mesin dan rangka yang sama persis dengan Mio M3, namun tampilannya lebih sederhana, dengan perbedaan utama hanya pada ban yang memiliki tapak lebih lebar.

Permasalahan utamanya terletak pada minimnya fitur yang ditawarkan, desain yang terkesan usang, serta teknologi mesin yang sudah tertinggal dibandingkan kompetitor di kelasnya. Bahkan jika dibandingkan dengan standar motor matic entry-level saat ini, Mio Z sudah terasa ketinggalan zaman.

Tak mengherankan jika unit barunya kini sulit ditemukan di pasaran dan harga jual kembalinya cenderung rendah. Bagi Anda yang mencari motor modern dengan fitur dan efisiensi yang memadai, Mio Z mungkin bukan pilihan yang ideal.

  1. Honda Vario 125 CBS Non-ISS

Honda Vario 125 merupakan salah satu merek motor matic favorit di Indonesia. Namun, tidak semua variannya layak dipilih tanpa pertimbangan matang. Salah satunya adalah tipe CBS non-ISS (tanpa Idling Stop System), yang meskipun menjadi varian termurah di lini Vario, justru memiliki sejumlah kekurangan signifikan.

Tanpa fitur ISS, efisiensi bahan bakarnya menjadi kurang optimal, sehingga mengurangi keunggulan utama motor ini sebagai kendaraan harian yang irit. Selain itu, varian ini juga tidak dilengkapi dengan smart key dan masih menggunakan panel speedometer model lama yang kurang modern.

0 Komentar