JABAR EKSPRES – Kota Bandung resmi dinobatkan sebagai kota termacet di Indonesia berdasarkan survei terbaru dari lembaga TomTom Traffic Index.
Dalam survei tersebut, Bandung berhasil “mengalahkan” kota-kota besar lainnya seperti Medan, Palembang, Surabaya, bahkan Jakarta. Rata-rata waktu tempuh perjalanan sejauh 10 kilometer di Kota Bandung tercatat mencapai 33 menit, menjadikannya kota dengan tingkat kemacetan tertinggi di Indonesia.
Menanggapi hal ini, Kepala Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Bandung, AKBP Wahyu Pristha Utama, menyatakan bahwa pihaknya bersama para pemangku kepentingan terkait telah merespons hasil survei tersebut dengan serius.
Baca Juga:Program Magang ke Jepang Diperpanjang, Warga Jateng Diminta Segera Daftar!Kembali dari Titik Nol, Dedi dan Bule Tampil Lagi Setelah Cedera Parah
“Tentunya ini (hasil survei) kami tanggapi dengan serius, dan kemarin juga sempat kita rapatkan bersama para pimpinan instansi karena mau tidak mau harus segera dicarikan solusinya,” katanya saat dikonfirmasi, Rabu (9/7).
Menurut Wahyu, kemacetan di Kota Bandung disebabkan oleh ketidakseimbangan antara jumlah kendaraan dan kapasitas infrastruktur jalan yang tersedia.
“Setiap tahun jumlah kendaraan terus meningkat, sedangkan pembangunan infrastruktur tidak sebanding. Itu salah satu faktor utama. Maka dari itu, kami terus berkoordinasi dan bersinergi dengan Dinas Perhubungan, pengelola jalan tol, serta instansi terkait lainnya,” jelasnya.
Lebih lanjut, Wahyu menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak tinggal diam. Satlantas Polrestabes Bandung terus berupaya mencari solusi jangka panjang guna mengurai kemacetan.
“Kita akan terus mencari win-win solution nya agar semua bisa terakomodir dengan baik. Kita akan berupaya menyatukan persepsi agar selalu kompak, satu visi misi dalam mencari formula maupun pola strategi yang pas,” imbuhnya.(San)
