Proses asesmen yang ketat ini dianggap penting untuk memastikan pejabat yang nantinya dilantik memiliki kompetensi dan integritas yang memadai guna mendukung kinerja pemerintahan Kota Banjar.
Kekosongan posisi Kabag Pengadaan Barang dan Jasa, yang merupakan ujung tombak pengelolaan anggaran belanja barang dan jasa pemerintah, menjadi perhatian khusus mengingat perannya yang krusial dalam transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.
Penetapan Plt dalam waktu dekat diharapkan dapat menjaga kontinuitas pelayanan dan mencegah terjadinya stagnasi dalam proses pengadaan di Setda Kota Banjar. (CEP)
