Selain itu, jamu tradisional untuk atasi jerawat ini juga memiliki manfaat untuk mencerahkan kulit, mengencangkan kulit. serta berkurangnya jerawat setelah rutin mengonsumsinya.
3. Jamu Pahitan
Seperti namanya, jamu pahitan memiliki rasa yang sangat pahit karena mengandung berbagai herbal seperti sambiloto, brotowali, lempuyang, dan tanaman obat lainnya. Walau rasanya tidak bersahabat, jamu pahitan dipercaya sangat efektif dalam proses detoksifikasi tubuh, dan merupakan salah satu jamu tradisional untuk atasi jerawat.
Racun dalam tubuh yang tidak dikeluarkan dengan baik sering dikaitkan dengan munculnya jerawat, sehingga pembersihan dari dalam dianggap penting.
Baca Juga:Remaja Ajaib Mirra Andreeva Tembus Perempat Final Wimbledon 2025Kurs Dolar AS ke Rupiah Hari Ini, 8 Juli 2025: Stabil
Herbal seperti sambiloto dan brotowali mengandung zat antibakteri dan antiinflamasi yang kuat, yang membantu meredakan peradangan pada kulit. Selain itu, jamu pahitan juga kerap digunakan untuk melancarkan peredaran darah dan mengatasi gatal-gatal kulit, yang bisa memperparah jerawat jika tidak ditangani.
4. Jamu Bersih Darah
Jamu tradisional untuk atasi jerawati ini diracik dari kombinasi berbagai tanaman herbal seperti temulawak, daun sambiloto, daun pegagan, temu hitam, daun bidara laut, kunyit, dan akar alang-alang. Sesuai namanya, jamu bersih darah bertujuan untuk membersihkan darah dari racun yang dapat memicu jerawat dan masalah kulit lainnya.
Pegagan terkenal karena khasiatnya dalam mempercepat penyembuhan luka dan memperbaiki tekstur kulit. Kunyit dan temulawak membantu mengurangi peradangan, sementara akar alang-alang dan daun bidara laut dipercaya memiliki efek menyejukkan bagi tubuh.
Kerap kali, jamu tradisional untuk atasi jerawat ini digunakan oleh mereka yang mengalami jerawat parah atau bisul, karena kemampuannya dalam mengatasi infeksi kulit dari dalam.
5. Jamu Sinom
Jamu sinom adalah minuman herbal yang terbuat dari campuran kunyit muda, temulawak, daun asam jawa, kapulaga, dan kayu manis. Rasanya lebih ringan dan manis dibanding jamu pahitan, sehingga lebih mudah dikonsumsi. Jamu ini berfungsi untuk detoksifikasi tubuh, meningkatkan daya tahan tubuh, dan meremajakan kulit.
Campuran kunyit dan temulawak memiliki efek antiinflamasi dan membantu meredakan jerawat yang meradang. Sementara itu, kayu manis dan kapulaga memberikan aroma dan rasa khas sekaligus membantu melancarkan sirkulasi darah, yang berperan penting dalam menjaga kesehatan kulit.
