Koin ini berasal dari Belanda dan dicetak antara tahun 1892 hingga 1897. Terbuat dari bahan perak, memiliki berat 1,4 gram, diameter 15 mm, dan ketebalan 0,81 mm.
Terdiri dari enam jenis koin dengan tahun cetakan yang berbeda-beda. Cetakan tahun 1895 dikenal sebagai koin dengan harga jual tertinggi.
- Koin Kuno Utrecht Nominal 1 Duit (1738–1793)
Koin ini berasal dari Kota Utrecht, Belanda, dan dicetak antara tahun 1738 hingga 1793. Terbuat dari bahan tembaga, memiliki berat 2,84 gram, diameter 21,5 mm, dan ketebalan 1 mm.
Baca Juga:5 Pinjaman Bank Digital Resmi OJK Tanpa Jaminan 2025Update Tarif Listrik PLN Terbaru 2025 untuk Pelanggan Subsidi dan Non-subsidi
Koin kuno Utrecht pecahan 1 duit terdiri dari 41 jenis koin dengan tahun cetakan yang berbeda-beda. Jumlahnya memang banyak, namun di situlah letak seni dari hobi mengoleksi uang kuno.
- Koin Kuno Gelderland Nominal 1 Duit (1753–1757)
Koin ini berasal dari Provinsi Gelderland, Belanda, dan dicetak antara tahun 1753 hingga 1757. Terbuat dari bahan tembaga, memiliki berat 3,84 gram, diameter 21 mm.
Terdiri dari lima jenis koin dengan tahun cetakan yang berbeda-beda.
- Koin Kuno Ratu Wilhelmina “Mantel” Nominal 10 Sen (1918–1925)
Koin ini berasal dari negara Belanda (Netherlands) dan dicetak antara tahun 1918 hingga 1925. Terbuat dari bahan perak, memiliki berat 1,4 gram dan diameter 15 mm.
Koin kuno Wilhelmina “Mantel” pecahan 10 sen terdiri dari 12 jenis koin dengan tahun cetakan yang berbeda-beda.
- Koin Kuno Raja Willem I Nominal 3 Gulden (1817–1832)
Koin ini berasal dari negara Belanda dan dicetak antara tahun 1817 hingga 1832. Terbuat dari bahan perak, memiliki berat 32,298 gram dan diameter 40 mm.
Koin kuno Willem I pecahan 3 gulden terdiri dari 11 jenis koin dengan cetakan tahun yang berbeda-beda.
Koin ini termasuk salah satu yang paling dicari oleh para kolektor uang kuno.
Baca Juga:Galbay Pinjol? Ini Cara Cerdas agar Tidak Terjebak Stres dan EmosiWaspada Penipuan Uang Kuno Modus Berkedok Pembeli di Media Sosial
- Koin Kuno Ratu Wilhelmina Nominal 2,5 Gulden (1929–1940)
Koin ini berasal dari negara Belanda dan dicetak antara tahun 1929 hingga 1940. Terbuat dari bahan perak, memiliki berat 25 gram, diameter 38 mm, dan ketebalan 2,5 mm.
Koin kuno Wilhelmina pecahan 2,5 gulden terdiri dari 9 jenis koin dengan tahun cetakan yang berbeda-beda.
Cetakan tahun 1938 merupakan yang paling langka dan memiliki nilai jual tertinggi dibandingkan dengan tahun-tahun lainnya.
- Koin Kuno Hindia Belanda Nominal 1/4 Gulden (1937–1945)
Koin ini berasal dari wilayah Hindia Belanda (Netherlands Indies), yang sekarang dikenal sebagai Indonesia, dan dicetak antara tahun 1937 hingga 1945. Terbuat dari bahan perak, memiliki berat 3,18 gram, diameter 18,9 mm, dan ketebalan 1,3 mm.
