Aplikasi RAI Penghasil Uang atau Penipuan Berkedok Investasi?

Aplikasi RAI Penghasil Uang
Aplikasi RAI Penghasil Uang
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kali ini saya akan membahas mengenai aplikasi RAI yang diklaim sebagai aplikasi penghasil uang. Apakah klaim tersebut benar atau justru merupakan modus penipuan?

Saat masuk ke dalam situs atau aplikasinya. Bagi pengguna baru, kita bisa mendapatkan akses gratis sebagai peserta pelatihan. Di tahap ini, pengguna akan diberi lima tugas, dan setiap tugas dibayar sebesar Rp2.000.

Setelah menyelesaikan beberapa tugas dan berhasil mendapatkan Rp26.000. Namun, perlu dicatat bahwa ini hanyalah strategi awal untuk memancing pengguna agar melakukan deposit ke dalam aplikasi. Faktanya, aplikasi RAI merupakan bentuk penipuan berkedok investasi bodong.

Baca Juga:BSU 2025 Cair Rp600 Ribu, Cek Nama Anda dan Link Resmi dari PemerintahRedmi Note 15 Pro+ Bawa Baterai 7500mAh Fast Charging 240W, Harga Cuma Segini

Untuk melakukan penarikan dana, pengguna bisa memilih melalui e-wallet atau rekening bank. Kami mencoba menambahkan e-wallet terlebih dahulu. Saat proses penarikan, muncul informasi bahwa kita harus menghubungi manajer regional terlebih dahulu.

Saat ini, memang mereka masih merespons saat dihubungi. Namun, biasanya pada akhirnya mereka akan memblokir kontak kita, termasuk WhatsApp. Jika sudah begitu, maka penarikan dana menjadi tidak mungkin dilakukan.

Modus Penipuan di Aplikasi RAI

Inilah salah satu ciri khas aplikasi penipuan berkedok investasi. Ciri khas lainnya adalah sistem pendaftaran yang mewajibkan pengguna memiliki kode undangan. Tanpa kode tersebut, pendaftaran tidak bisa dilanjutkan. Selain itu, pendaftaran bisa dilakukan dengan nomor telepon sembarangan. Kami sendiri mencoba mendaftar menggunakan nomor acak, dan ternyata berhasil. Ini merupakan indikator kuat bahwa situs ini adalah bagian dari modus penipuan.

Modus dalam aplikasi ini juga sangat tidak masuk akal. Salah satunya adalah pengguna diminta menjawab pertanyaan untuk mendapatkan uang. Anehnya, jawaban yang diberikan bisa sembarangan, tetapi tetap dianggap benar dan tetap menghasilkan uang. Ini jelas tidak masuk akal. Dari sini saja, seharusnya logika kita bisa bekerja, tidak mungkin menghasilkan uang hanya dengan menjawab pertanyaan tanpa validasi atau nilai yang jelas.

Selain itu, semakin besar jumlah deposit yang kita masukkan, semakin besar pula “pendapatan” yang dijanjikan. Pola semacam ini sangat umum digunakan dalam skema penipuan investasi.

Saya mengimbau kepada siapa pun yang sudah bergabung di aplikasi ini untuk berhati-hati. Cepat atau lambat, aplikasi ini hampir pasti akan berujung pada penipuan (scam). Ketika hal itu terjadi, barulah akan muncul banyak korban. Saat ini mungkin belum banyak yang menyadarinya, tapi bukan berarti aman.

0 Komentar