JABAR EKSPRES – The Grand Central resmi dibuka hari ini di Jl. Teuku Umar No. 7, Bandung. Mengusung konsep compound modern, The Grand Central menghadirkan pengalaman gaya hidup urban yang dinamis melalui beragam fasilitas dan tenant unggulan yang berada di bawah naungan Maja Family.
Sebagai destinasi terbaru di tengah kota, The Grand Central memadukan olahraga lifestyle, kuliner, dan komunitas kreatif dalam satu kawasan. Pengunjung kini dapat menikmati permainan padel di Grand Central Court, menyantap burger dan aneka menu khas dari Byurger Park,memanjakan lidah dengan menu khas ceremonial matcha di Gacha-Gacha, hingga mencicipi cita rasa khas bakso otentik dari Bakso TU.
Momen Grand Opening ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain:
Baca Juga:Villa Khayangan Meriahkan Kabogor Fest 2025, Tawarkan Diskon Besar dan Promo Menarik untuk PengunjungHarga Sayur di Pasar Kosambi Bandung Melonjak Akibat Demo ODOL, Pedagang Keluhkan Pasokan Seret
- Wali Kota Bandung – Bapak Muhammad Farhan
- Komisaris Jenderal Polisi (Purn.) – Drs. Suhardi Alius, M.H.
- Letnan Jenderal TNI – Bobby Rizal Makmun, S.I.P.
Kehadiran para tamu undangan ini mencerminkan dukungan kuat terhadap inisiatif pengembangan ruang publik yang mendukung gaya hidup sehat dan kolaboratif khususnya di Kota Bandung.
Menurut Omar Karim Prawiranegara selaku Chief Marketing Officer dari Maja Family “Kehadiran The Grand Central Court Bandung merupakan wujud komitmen Maja Group untuk mendukung gaya hidup sehat masyarakat khususnya kota Bandung, sekaligus membuka peluang ekonomi lokal melalui fasilitas olahraga modern dan restoran yang ramah keluarga,”
Omar menambahkan dengan mengusung tagline “A New Destination for Sports, Flavors, and Good Times in Bandung”, The Grand Central Court tak hanya menawarkan lapangan padel, namun juga menjadi tempat bagi komunitas untuk berinteraksi dan menjaga gaya hidup aktif.
Dalam sambutannya, Wali Kota Muhammad Farhan mengungkapkan bahwa ruang seperti The Grand Central Court penting untuk mendukung gaya hidup aktif dan kolaboratif di kota Bandung yang telah ditetapkan sebagai UNESCO Creative City
“Bandung butuh lebih banyak ruang publik yang sehat, terbuka, dan mendorong partisipasi komunitas. The Grand Central Court jadi contoh bagus bahwa olahraga dan gaya hidup bisa dipadukan dalam satu ruang yang inklusif,” ujarnya.
