Satu lagi koin kuno Belanda termahal, dengan desain Ratu Wilhelmina yang punya nilai jual tinggi adalah Wilhelmina 1 gulden. Meskipun secara fisik lebih kecil dari koin 25 gulden, koin ini dapat dijual hingga Rp100.000.000 di kalangan kolektor fanatik.
Nilai tinggi tersebut didorong oleh faktor sejarah, kondisi koin, dan keaslian bahan logam mulia yang digunakan.
Koin 1 gulden umumnya dibuat dari perak murni dengan detail ukiran yang sangat rapih, membuatnya disukai para numismatis yang mengutamakan detail artistik. Dengan kondisi proof atau mendekati sempurna, harga koin ini bisa melesat jauh lebih tinggi lagi.
Baca Juga:Cerydra, Support Baru di HSR 3.5, Intip Bocorannya!Presiden Prabowo Bertemu Presiden Putin di St. Petersburg
Nilai Sejarah dan Kelangkaan: Kombinasi yang Membuat Mahal
Secara umum, koin kuno Belanda termahal yang terbuat dari emas atau perak, serta edisi langka dari masa penjajahan atau masa Ratu Wilhelmina, adalah yang paling mahal dan selalu jadi primadona di pasar koleksi. Kolektor tak hanya melihatnya sebagai investasi logam mulia, tetapi juga sebagai warisan sejarah yang tak ternilai.
Semakin tua dan semakin langka sebuah koin, maka semakin tinggi pula nilai jualnya. Selain itu, kelengkapan dokumen keaslian dan sertifikat numismatik resmi menjadi penentu harga jual yang signifikan.
Penutup
Mengoleksi koin kuno Belanda tidak hanya sekadar hobi mengumpulkan benda antik, tetapi juga cara melestarikan bagian dari sejarah Nusantara. Keberadaan koin-koin ini mengingatkan generasi sekarang pada jejak kolonialisme dan dinamika ekonomi masa lampau.
Jika kamu tertarik menekuni dunia numismatik, koin kuno Belanda termahal ini mulai dari koin Benggol 1902, Wilhelmina berbagai edisi, 2½ cent Nederlandsch Indie 1945, hingga 25 gulden 1816, bisa menjadi pilihan investasi sekaligus koleksi bersejarah yang semakin langka di pasaran.*
