Mereka menggunakan metode pembayaran melalui QRIS, BNI, BRI, CIMB, dan Mandiri. Untuk itu, kami sarankan agar kalian tidak melakukan deposit atau menginvestasikan uang di aplikasi Tama Rig ini. Aplikasi ini mirip sekali dengan Menggana dan tidak jauh berbeda dari Astra. Tujuan utama mereka hanyalah menguras dana para investor tanpa niat untuk membayar kembali.
Skema investasi bodong seperti ini sangat berbahaya. Saat ini, grup Telegram mereka baru memiliki sekitar 440 anggota—itu saja sudah cukup menjadi tanda peringatan. Jadi, berhati-hatilah. Saran saya, jangan sampai kalian tergiur untuk menyetorkan dana atau menginvestasikan uang di aplikasi ini, karena besar kemungkinan dana kalian akan hangus. Aplikasi ini sama sekali tidak menguntungkan para investor atau penyetor dana, melainkan hanya menguntungkan para mafia ponzi dan buzzer ponzi.
Biasanya, para pelaku skema ponzi ini mencari “mangsa” di berbagai platform, terutama grup-grup Facebook dan TikTok. Mereka menggunakan sistem referral, di mana setiap kali berhasil merekrut anggota baru, mereka akan mendapatkan komisi sebesar 32%.
Baca Juga:Sedang Diet? Ini 10 Kopi Rendah Gula yang Bisa Dibeli di MinimarketKuota Internet Hangus Sejak 2009, Kerugian Masyarakat Tembus Rp63 Triliun per Tahun
Misalnya, jika seseorang menginvestasikan uang sebesar Rp50.000, maka sekitar Rp15.000 hingga Rp20.000 akan diberikan kepada buzzer ponzi, dan sisanya, sekitar Rp30.000, masuk ke kantong mafia ponzi. Sementara itu, si investor tidak akan mendapatkan apa pun karena aplikasi tersebut kemungkinan besar akan lebih dulu scam atau tutup.
Aplikasi seperti ini biasanya hanya menguntungkan orang-orang yang bergabung lebih awal, karena terdapat sistem referral. Maka jangan heran jika bukti-bukti penarikan yang beredar memang terlihat membayar.
Sebenarnya, uang yang dibayarkan itu hanya hasil perputaran dana dari anggota ke anggota lainnya. Selama masih banyak pengguna baru yang mendaftar dan menyetor uang, aplikasi ini akan terus berjalan. Namun yakinlah, cepat atau lambat, aplikasi ini pasti akan scam.
Kejadian ini persis seperti yang pernah terjadi pada aplikasi Mengganna. Para investor hanya dibiarkan menunggu tanpa ada pembayaran, sementara dana mereka terus dikuras. Oleh karena itu, berhati-hatilah dan lindungi diri serta keluarga Anda dari skema investasi bodong seperti Tama Rig ini. Aplikasi semacam ini tidak akan membayar Anda, tetapi justru menghabiskan uang Anda.
