Waspada! Ini Sisi Gelap Aplikasi dan Game Penghasil Uang yang Jarang Diketahui

Sisi Gelap Aplikasi dan Game Penghasil Uang
Sisi Gelap Aplikasi dan Game Penghasil Uang
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Saat ini, menghasilkan uang dapat dilakukan melalui berbagai cara, tidak seperti dulu yang terbatas hanya pada pekerjaan kasar. Namun, di sisi lain, ada pula cara-cara yang terkesan tidak masuk akal, seperti hanya dengan menjadi model, mengunduh aplikasi-aplikasi aneh yang mengklaim aplikasi penghasil uang, atau bermain game receh yang seringkali diiklankan di media sosial. Iklan-iklan tersebut menjanjikan penghasilan instan yang bisa digunakan untuk membeli berbagai barang, tetapi kenyataannya, hal tersebut merupakan bentuk penipuan.

Lalu, mengapa demikian? Sebagian besar aplikasi dan game penghasil uang sebenarnya hanya membodohi penggunanya. Cara menghasilkan uang yang wajar adalah dengan menjual jasa atau barang, baik berupa produk fisik maupun keahlian yang dapat menyelesaikan masalah orang lain.

Inilah konsep dasar bisnis yang diajarkan di sekolah-sekolah, baik bisnis yang jelas dan legal, seperti menjual makanan atau jasa yang halal, maupun bisnis gelap yang menjual barang ilegal atau jasa yang tidak etis.

Baca Juga:CapCut Mulai Pelit? Ini Alasan Banyak Kreator Konten Mengeluh Soal Versi Terbarunya9 Batu Akik yang Dipercaya Pernah Digunakan oleh Wali Songo dan Khasiatnya

Namun, di era sekarang ini, muncul kampanye yang menyesatkan dengan klaim bahwa hanya dengan mengandalkan satu aplikasi atau game saja, seseorang dapat menghasilkan uang dalam jumlah besar dengan cepat. Padahal, seharusnya game digunakan untuk hiburan dan bersenang-senang, bukan sebagai sumber penghasilan utama yang instan dan mudah.

Bagaimana sebenarnya cara kerja game dan aplikasi penghasil uang instan yang langsung bisa dicairkan? Umumnya, untuk aplikasi, pengguna diarahkan untuk terus-menerus menonton iklan agar memperoleh uang tambahan setiap kali sesi menonton selesai. Selain itu, pengguna juga didorong untuk mengundang teman, bahkan mendapatkan lebih banyak uang jika menjadi anggota (membership).

Sedangkan untuk game, skemanya serupa, hanya berbeda pada cara pelaksanaannya, yaitu dengan bermain game untuk menghasilkan uang. Contohnya, ada aplikasi yang mengharuskan pengguna menjawab 50 pertanyaan.

Setiap pertanyaan yang dijawab akan mendapatkan poin, dan poin tertinggi berhak mendapatkan hadiah. Aplikasi ini juga memberikan bonus setiap jam untuk penarikan dana (withdraw), tetapi untuk bisa mencairkan uang, pengguna harus mengumpulkan minimal saldo sebesar 100 USD.

Tidak jarang iklan dari game dan aplikasi ini menjanjikan hasil yang sangat menarik dan menggiurkan, seolah-olah penghasilan bisa didapat secara instan. Namun, sayangnya, seperti yang sudah sering terjadi, janji tersebut nyatanya tidak pernah terpenuhi secara nyata.

0 Komentar