“Karena sudah tak kondusif, saya pun mengundurkan diri sebagai Kadus 4. Namun saya masih berusaha memfasiliasi dan memperjuangkan puluhan warga terdampak,” ungkap Sahidin.
“Supaya proyek normalisasi yang belum selesai ini, proyeknya segera dilanjut,” tambahnya.
Sahidin menerangkan, segala upaya untuk mendapatkan kejelasan kapan selesainya proyek telah dilakukan. Mulai dari berkoordinsi dengan kepala desa, pihak kecamatan, bersurat ke DPUTR Kabupaten Bandung hingga bertanya langsung kepada Bupati Bandung, Dadang Supriatna.
Baca Juga:Hadir di Kawasan UPI Bandung, Hotel Bumi Siliwangi Tawarkan Fasilitas untuk Sivitas AkademikaKonsultasi ke Warga Sekitar, Geodipa siap Sukseskan Pembangunan PLTP Patuha Unit 2 di Bandung
“Bersurat ke DPUTR sudah, bahkan saya bertanya langsung ke Bupati ketika pak Bupati kunjungan ke Kelurahan Rancaekek Kencana. Jawabannya sedang dalam proses dan proyek pasti akan didelesaikan,” terangnya.
Mendapat jawaban yang kurang memuaskan, di sisi lain tekanan warga begitu besar. Sahidin pun sempat mendatangi kediaman Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi untuk meminta bantuan agar ada kejelasan, terkait kapan selesainya proyek tersebut.
“Bulan Mei 2025 saya datang ke Lembur Pakuan, tapi kebetulan KDM (panggilan akrab Dedi Mulyadi) sedang di Purwakarta. Saya nunggu sampai jam 23.00 WIB, akhirnya pulang,” ucapnya.
“Tapi sudah mengisi daftar tamu dan meninggalkan nomor telepon beserta tujuan ingin bertemu, permasalahan saya tuliskan,” lanjut Sahidin.
Besarnya kepedulian mantan Kadus 4 Desa Rancaekekwetan terhadap warga RW09 dan RW22 itu, tak berhenti sampai proyek dapat diselesaikan. Pasalnya, dampak kerugian begitu nyata khususnya pada sektor ekonomi.
“Warga mendesak penyelesaian proyek karena dampaknya begitu besar. Pas Puasa aja, omzet menurun apalagi menjelang Lebaran yang harusnya usaha ramai, ini jadi sepi karena terhalang proyek, saluran air dibongkar membuat warga sepi konsumen,” imbuh Sahidin.
“Informasi yang saya dapat sampai saat ini sebatas bahwa proyek akan dialokasikan di anggaran perubahan. Harapan saya proyek bisa secepatnya selesai,” pungkasnya. (Bas)
