Kepala Badan Kesbangpol Kota Cimahi, Mardi Santoso, menambahkan, dengan populasi Cimahi lebih dari 590 ribu jiwa dan hampir 50 persen di antaranya perempuan, posisi perempuan menjadi sangat strategis dalam pembangunan kota.
“Kaum perempuan memegang peranan penting dan strategis untuk membangun kota dan bangsa,” tegas Mardi.
Ia menyebut bahwa perempuan mendorong budaya inklusif, kesetaraan kepemimpinan, dan terlibat aktif dalam dunia kerja, politik, serta inovasi sosial.
Baca Juga:Legislator Jabar Sambut Baik Pelonggaran Rapat Pemerintah di HotelIni Langkah Mudah Kelola Administrasi Kependudukan di Disdukcapil Kota Banjar
“Ibu adalah sosok berpengaruh yang mengintegrasikan peran keluarga dengan perubahan sosial,” katanya.
Menurut Mardi, pendidikan politik ini bertujuan menyiapkan kader perempuan yang mumpuni agar dapat benar-benar mewakili aspirasi perempuan dan anak.
“Namun apapun pencapaian yang sudah diraih seorang wanita, jangan lupa akan kodratnya,” ujarnya mengingatkan.
Ia juga berharap hasil dari diskusi dan paparan narasumber dapat segera diimplementasikan.
“Agar Kota Cimahi makin mantap dan makin Hepi,” tutup Mardi.
