7 Motor Bebek Gaya Klasik yang Masih Jadi Incaran Sampai Sekarang, Apa Saja?

Motor Bebek Gaya Klasik ( Sumber Gambar: Tangkapan Layar YouTube classic story)
Motor Bebek Gaya Klasik ( Sumber Gambar: Tangkapan Layar YouTube classic story)
0 Komentar

Motor ini masih banyak digunakan sebagai motor harian, tapi di sisi lain juga menjadi incaran penggemar motor bebek gaya klasik. Jika masih dalam kondisi orisinal dan cat bawaan pabrik, harga jualnya bisa tinggi.

5. Yamaha Alfa – Sang Penantang Honda

Yamaha Alfa mungkin tidak sepopuler C70, tapi motor ini punya daya tarik tersendiri. Dikenal irit dan awet, desainnya yang khas dengan garis tegas dan lampu kotak memberikan kesan retro.

Bagi pencinta motor klasik bergaya pekerja keras, Yamaha Alfa sering dianggap sebagai motor sejuta umat yang kini patut dilestarikan. Unit yang masih mulus bahkan mulai dicari kolektor.

Baca Juga:Daftar 9 Merek Kopi Sachet Rasa Buah-buahan yang Unik dan Layak Dicoba7 Barang Antik Rumah Jadul yang Kini Dicari Kolektor dan Laku Mahal

6. Super Cub C125 – Klasik Rasa Modern

Honda Super Cub C125 adalah motor bebek gaya klasik yang diproduksi ulang oleh Honda dengan teknologi masa kini. Desainnya tetap mempertahankan bentuk legendaris Super Cub, lengkap dengan jok terpisah, warna pastel, dan lampu bulat.

Namun di balik tampilannya yang lawas, motor ini sudah dilengkapi dengan sistem injeksi PGM-FI, smart key system, dan mesin 125 cc yang halus. Cocok untuk kamu yang ingin tampil retro tanpa khawatir soal perawatan.

7. Kymco GP125 – Alternatif Retro dari Taiwan

Kymco GP125 adalah motor dari Taiwan yang sempat masuk pasar Indonesia. Meskipun bukan pemain besar seperti Honda atau Yamaha, desain GP125 mengingatkan pada motor bebek klasik dengan bentuk lampu depan membulat dan garis bodi sederhana.

Kelebihannya adalah kapasitas mesin yang cukup besar di kelasnya (125 cc), serta tampilan unik yang cocok untuk kamu yang ingin tampil beda di jalanan.

Kenapa Motor Bebek Gaya Klasik Tetap Diminati?

Fenomena motor bebek gaya klasik tidak hanya sekadar soal nostalgia. Banyak alasan kenapa jenis motor ini tetap punya tempat tersendiri di pasar otomotif:

0 Komentar