Dia pun menyayangkan, nasib anak-anak penyandang disabilitas dan kelompok yang tak sekolah karena alasan budaya atau orientasi kerja keluarga.
“Seolah-olah semua anak di Jabar sudah mendapat pendidikan yang layak, padahal belum. Schooling but not learning. Mereka sekolah tapi tidak belajar,” pungkasnya.
