Kartu Berdaya di Banjar Mulai Direalisasikan! Bantuan Langsung Tunai untuk Warga Tak Mampu Dibagikan

Pemerintah Kota Banjar kembali menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) kepada 2.447 keluarga miskin dan rentan
Pemerintah Kota Banjar kembali menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) kepada 2.447 keluarga miskin dan rentan
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah Kota Banjar kembali menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) kepada 2.447 keluarga miskin dan rentan. Penyaluran tahap pertama ini merupakan bagian dari upaya penanganan kemiskinan yang sejalan dengan Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto, sekaligus mendukung program pembangunan kota Banjar periode 2025-2029 salah satu dari program kartu Berdaya yakni ‘Banjar Berdaya Bantu’.

Wakil Wali Kota Banjar, H Supriana, menegaskan bahwa bantuan senilai Rp300.000 per keluarga ini bukan sekadar transfer dana, melainkan bentuk kepedulian pemerintah terhadap pemenuhan kebutuhan pangan warga.

“Ini stimulan untuk memastikan tak ada lagi masyarakat yang kesulitan makan,” ujarnya saat meninjau distribusi di GOR Kelurahan Mekarsari.

Baca Juga:267 Pekerja Bapintri Terdampak PHK, Disnaker Cimahi Gandeng APINDO Lakukan IniBuntut Banjir Lembang, Dedi Mulyadi Perintahkan Evaluasi Tata Ruang dan Bongkar Drainase

Menurut Supriana, program ini selaras dengan visi Prabowo yang menempatkan pengentasan kemiskinan sebagai langkah strategis menuju Indonesia Emas 2045. Ia juga berharap bantuan ini dapat mengubah pola pikir penerima. “Hari ini mereka menerima, besok diharapkan bisa menjadi pemberi,” tambahnya.

Kepala Dinas Sosial P3A Kota Banjar, Hani Supartini, menjelaskan bahwa penerima bantuan merupakan warga terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang tidak menerima program pusat seperti PKH atau BPNT. Penyaluran dilakukan di empat titik yakni di GOR Mekarsari, GOR Neglasari, GOR Mulyasari, dan Pendopo Kujangsari.

“Total anggaran Rp734,1 juta dari APBD Kota Banjar, disalurkan via Bank BJB Cabang Banjar. Kami pastikan prosesnya tepat sasaran dan transparan,” tegas Hani.

Bantuan ini diharapkan menjadi pengungkit ekonomi keluarga miskin sekaligus memperkuat fondasi kesejahteraan menuju target pembangunan berkeadilan di Kota Banjar.

“Bantuan uang tunai ini dilaksanakan dua tahap dengan penerima yang sama. Tahap kedua nanti smester 4. Jadi total dalam satu tahun ini senilai Rp600 ribu,” kata Hani. (CEP)

0 Komentar