JABAR EKSPRES – Empat perusahaan asal China berencana menanamkan modalnya di Indonesia untuk membangun pabrik pengembangan kendaraan listrik (electric vehicle/EV).
“Wah banyak, tapi yang paling depan itu mungkin ada tiga atau empat, saya gabisa sebut nama-namanya,” ujar Chief Investment Officer (CIO) Danantara Pandu Sjahrir dalam acara Global Business Summit on Belt and Road Infrastructure Investment di Jakarta.
Menurut Pandu, empat perusahaan tersebut mempunyai berbagai segmen ketertarikan investasi, seperti pengembangan baterai EV, pusat data, dan layanan konsumen
Baca Juga:Pansus Raperda Pembinaan BUMD DibentukLakukan Pelanggaran, Sepuluh ASN di Kabupaten Ciamis Dipecat!
“Jadi per hari ini China yang advance, kita belajar langsung aja dari China. Tapi nantinya Insya Allah bisa juga kita jadi salah satu leadernya,” ujar Pandu.
Perusahaan-perusahaan ini berencana untuk memindahkan investasinya ke Indonesia dan melanjutkan kerja sama dengan pemerintah.
Menurutnya, adanya perang tarif tidak selalu membawa dampak negatif saja. Hal ini dibuktikan dengan adanya keinginan kerja sama beberapa perusahaan China dan Eropa untuk menanamkan modalnya di Tanah Air.
