JABAR EKSPRES – Pasar gas bumi domestik kembali mendapat dorongan positif melalui penandatanganan Heads of Agreement (HoA) antara PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) dan INPEX Masela untuk penjualan Liquefied Natural Gas (LNG) dari proyek Lapangan Abadi di Blok Masela.
Penandatanganan HoA ini berlangsung dalam ajang IPA Convex 2025 pada Selasa, 21 Mei 2025, dan disaksikan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto. Dalam kesempatan tersebut, PGN selaku salah satu offtaker diwakili oleh Direktur Utama, Arief S. Handoko.
PGN menyampaikan komitmennya untuk mematuhi seluruh arahan pemerintah terkait komersialisasi LNG dari Blok Masela, serta ketentuan lain yang berlaku. Sebagaimana delapan kerja sama sebelumnya yang telah ditandatangani, alokasi gas dari proyek ini juga akan diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.
Baca Juga:Satpol PP Bongkar 17 Lapak PKL di Pasar Ciluar, Dorong Penataan KawasanCegah TPPO, Imigrasi Bogor Tolak 92 Permohonan Paspor
“Kami sangat mengapresiasi dukungan berkelanjutan dari pemerintah dalam mendukung pemenuhan gas bumi domestik. Penandatanganan HoA ini menjadi bukti nyata kepastian pemanfaatan gas dari proyek strategis nasional, Blok Masela,” ujar Arief.
Langkah ini juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang mendorong sinergi antara pemerintah, BUMN, serta pelaku usaha nasional dan internasional dalam mendukung transisi energi dan mengurangi ketergantungan terhadap energi impor.
Menurut Arief, pasokan LNG dari Blok Masela akan menjadi sumber pelengkap bagi kebutuhan energi nasional yang terus berkembang. “Kami berharap pasokan ini dapat memperkuat komitmen PGN dalam menyediakan gas bumi secara berkelanjutan untuk pelanggan di seluruh Indonesia,” tambahnya.
Sebagai salah satu proyek LNG terbesar di Indonesia, Blok Masela juga memiliki potensi besar untuk mendorong pengembangan infrastruktur gas hingga ke konsumen akhir (end user). Sinergi antara pemerintah dan badan usaha sebagai mitra strategis diharapkan dapat mengoptimalkan manfaat proyek ini sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.
“Keberlangsungan pasokan merupakan elemen penting dalam rantai pemanfaatan gas bumi di Indonesia. PGN, sebagai Subholding Gas Pertamina, terus berupaya memaksimalkan setiap potensi guna menjamin pemenuhan kebutuhan energi pelanggan dalam jangka panjang,” tutup Arief.
