Seleksi dilakukan secara menyeluruh dan objektif untuk memastikan penerima manfaat benar-benar berasal dari keluarga miskin dan memiliki potensi berkembang. Berikut tahapannya:
- Verifikasi Ekonomi
Tim Kemensos akan memverifikasi kondisi sosial-ekonomi berdasarkan data DTSEN. Tujuannya adalah memastikan bantuan tepat sasaran dan tidak di salahgunakan.
- Tes Potensi Akademik
Calon siswa akan mengikuti ujian tertulis yang mengukur:
Baca Juga:Cara Menghasilkan Uang Rp500.000 dari Aplikasi Fire King Tanpa Undang TemanIni Dia 20 Batu Akik Paling Sakti dan Legendaris di Indonesia
- Kemampuan dasar membaca, menulis, dan berhitung
- Kemampuan berpikir logis
- Kesiapan belajar
- Psikotes dan Wawancara
Anak akan menjalani psikotes untuk memahami kepribadian dan minatnya. Sementara orang tua akan di wawancara untuk menggali motivasi dan kondisi keluarga secara lebih dalam.
- Kunjungan Rumah (Home Visit)
Tim seleksi akan datang langsung ke rumah calon siswa untuk melihat kondisi lingkungan tempat tinggal dan kesehariannya.
- Pemeriksaan Kesehatan
Calon siswa wajib menjalani pemeriksaan kesehatan dasar, termasuk pengukuran tinggi badan, berat badan, status gizi, dan deteksi dini gangguan kesehatan. Pemeriksaan ini bersama tenaga medis profesional agar anak siap mengikuti kegiatan pendidikan intensif.
Program Sekolah Rakyat menjadi bukti nyata bahwa negara tidak tinggal diam dalam menghadapi ketimpangan sosial. Melalui akses pendidikan yang adil dan inklusif, semoga generasi muda dari keluarga miskin bisa tumbuh menjadi pribadi unggul yang siap bersaing di masa depan.
Bagi Anda yang memiliki anak, keponakan, atau kenalan dari keluarga kurang mampu, segera manfaatkan kesempatan ini. Daftarkan anak-anak terbaik bangsa ke Sekolah Rakyat dan bantu mereka menggapai masa depan yang lebih cerah.
