JABAR EKSPRES – Kami akan membongkar dugaan penipuan dari aplikasi penghasil uang yang sebelumnya dikenal dengan nama Chevron. Setelah pengguna masuk ke situs atau aplikasi tersebut, kini nama aplikasinya telah diubah menjadi EBT, bukan aplikasi Chevron lagi. Bahkan, logo dan tulisan “Chevron” juga sudah dihapus dari tampilan aplikasi maupun situsnya.
Alamat situs web pun telah beberapa kali mengalami perubahan. Saat ini, alamat situs terbaru yang digunakan adalah eblockchain.com, yang sebelumnya bernama cvx-ebt.com. Situs lama tersebut sudah tidak bisa diakses lagi, dan kemungkinan besar mereka sengaja mengganti nama serta domain website untuk menghindari deteksi.
Modus operandi dari aplikasi ini sebenarnya tetap sama, yaitu mengajak pengguna untuk melakukan investasi. Namun, mereka mengubah tampilan produk yang ditawarkan. Jika sebelumnya mereka menggunakan ilustrasi pesawat, kini produk yang ditampilkan berbeda—namun tetap menjanjikan keuntungan yang sangat tidak masuk akal.
Baca Juga:7 Rekomendasi HP Kamera 200 MP Terbaik untuk Content Creator dan Live StreamingUji Ekstrem Yamaha Gear Ultima Viral, Tapi Kenapa Belum Laku?
Skema ini adalah bentuk dari investasi bodong. Semakin besar jumlah dana yang Anda setorkan, semakin besar pula pendapatan yang dijanjikan. Namun, ini hanyalah ilusi semata. Kami mengimbau untuk tidak melakukan deposit atau investasi apa pun di dalam aplikasi ini.
Aplikasi semacam ini biasanya hanya menguntungkan segelintir orang yang bergabung lebih awal. Hal ini terjadi karena mereka menerapkan sistem referral, di mana pengguna lama mendapat keuntungan dari pendaftaran dan investasi pengguna baru.
Oleh karena itu, jangan heran jika banyak orang yang mencoba mengajak Anda bergabung. Kemungkinan besar mereka hanya ingin mengambil keuntungan dari Anda, sementara perputaran dana masih terlihat lancar karena banyak pengguna baru yang belum menyadari penipuan ini.
Tidak ada aplikasi investasi yang dapat menjamin imbal hasil (return) tetap dan pasti, kecuali itu merupakan bentuk penipuan investasi bodong. Contohnya, dalam aplikasi ini disebutkan bahwa dengan modal Rp330.000, setelah 90 hari bisa menjadi Rp712.000.
Bahkan dengan modal Rp550.000 diklaim akan menjadi Rp1 juta. Jika hal tersebut benar, tentu seluruh masyarakat Indonesia sudah menjadi kaya raya. Tidak akan ada lagi yang harus bekerja serabutan, menjadi buruh bangunan, dan sebagainya. Cukup mengikuti skema yang ditawarkan aplikasi ini, maka semua bisa menjadi “kaya”.
