JABAR EKSPRES – Kini uang langka menjadi incaran karena katanya memiliki harga yang mahal, dan salah satunya yaitu koin komodo dengan nominal Rp 50.
Koin ini rilis di tahun 1997 dengan desain gambar hewan Komodo, satwa endemik Indonesia yang terkenal di seluruh dunia. Kerap kali koin ini merupakan simbol konservasi dan kekayaan alam Nusantara.
Di berbagai sosial media ataupun toko online sendiri koin komodo ini menarik perhatian karena memiliki harga yang terbilang mahal. Bagi yang penasaran mengapa koin ini menjadi mahal, mari simak di sini!
Baca Juga:Ilyas vs Eduardo: Perebutan Gelar WBA Eropa di JermanHarga Emas UBS Hari Ini 16 Mei 2025
Keunikan Koin Komodo yang Membuat Mahal
1. Desain Unik dan Khas Indonesia
Komodo, merupakan hewan purba yang hanya berada di Kepulauan Nusa Tenggara, menjadi simbol kebanggaan nasional. Hal ini diabadikan dalam bentuk uang logam yang sangat menarik perhatian.
Koin Komodo pertama kali terbit pada tahun 1997 oleh Bank Indonesia dengan pecahan Rp 50. Koin ini menampilkan gambar Komodo di salah satu sisinya, menjadikannya sangat khas dan menarik di mata para kolektor dalam maupun luar negeri.
Tidak hanya dari sisi desain, makna simbolik Komodo sebagai hewan langka yang dilindungi juga menambah daya tariknya. Bagi banyak orang, koin ini bukan hanya alat tukar, tetapi juga bagian dari kampanye pelestarian alam Indonesia yang memiliki nilai historis dan edukatif tinggi.
2. Nilai Koleksi yang Terus Meningkat
Koin Komodo tahun 1997 kini menjadi incaran kolektor karena kelangkaannya. Dalam kondisi baik, satu keping koin ini bisa berharga puluhan ribu rupiah, tergantung pada kondisi dan kelengkapan.
Jika koin masih dalam bundel atau gulungan resmi dari Bank Indonesia, harganya bisa melonjak drastis hingga Rp1 juta atau bahkan lebih. Bahkan ada kolektor yang akan membayar Rp2,5 juta untuk satu bundel koin Komodo dalam kondisi mulus dan masih tersegel.
3. Koin Komodo Emas
Selain versi logam biasa, Indonesia juga pernah mengeluarkan koin Komodo dari emas. Koin ini rilis pada tahun 1974 sebagai bagian dari seri Cagar Alam dan memiliki nilai nominal Rp100.000. Yang membuatnya istimewa adalah bahan pembuatnya, yakni emas murni dengan kadar 900/1000 dan berat mencapai 33,437 gram.
