Angka Kejadian Penyakit Kardiovaskular Terus Meningkat, PERKI Luncurkan Deklarasi InaPrevent 2025 di Bandung

Angka Kejadian Penyakit Kardiovaskular Terus Meningkat, PERKI Luncurkan Deklarasi InaPrevent 2025 di Bandung
Angka Kejadian Penyakit Kardiovaskular Terus Meningkat, PERKI Luncurkan Deklarasi InaPrevent 2025 di Bandung
0 Komentar

“Tujuannya adalah menjadikan prevensi sebagai budaya, bukan hanya intervensi medis. Kami ingin anak- anak tumbuh dalam lingkungan yang membentuk gaya hidup sehat, bukan memperbaiki penyakit ketika sudah parah,” ujar dr. Halim.

PERKI menyerukan kepada pemerintah dan semua pemangku kepentingan untuk memberikan dukungan nyata terhadap pelaksanaan deklarasi ini, termasuk dalam hal regulasi, anggaran, serta pelibatan lintas sektor.

Sementara kepada masyarakat, Pokja Prevensi dan Rehabilitasi Kardiovaskular mengajak untuk menjalani gaya hidup aktif, menghindari rokok dan makanan tinggi lemak trans, melakukan pemeriksaan kesehatan berkala, mendukung keluarga dan komunitas dalam perubahan gaya hidup.

Baca Juga:Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Terjaga di Tengah Meningkatnya Dinamika GlobalBuka Amplop Ini Langsung Dapat Saldo DANA Gratis Rp200.000 Cair ke Akunmu

“Jantung sehat bukanlah milik elit. Ini adalah hak semua orang Indonesia. Kita harus memastikan bahwa dari Sabang sampai Merauke, setiap individu memiliki akses untuk hidup lebih lama dan lebih sehat,” pungkas dr. Ade. (*)

0 Komentar