Terpisah, Manager PLN Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Tengah 1, Budi Nugroho Sulaksono mengatakan, warga sudah menyampaikan beberapa poin keresahan warga untuk dipenuhi sebelum aktivitas pertambangan berjalan.
“Apa yang dikeluhkan masyarakat, PLN tidak tutup mata. Akan kita tindaklanjuti. PLN sudah menampung semua aspirasi mereka, nanti kita diskusikan dan langsung kita eksekusi,” ujar Budi saat dikonfirmasi.
Budi menjelaskan, proyek pertambangan ini dilakukan oleh China Gezhouba Group atau PT CGGC sebagai kontraktor untuk memenuhi kebutuhan material proyek pembamgunan bendungan Upper Cisokan.
Baca Juga:Dari Psikologi ke Garis Depan: Sosok Inspiratif di Balik Lahirnya Generasi Tangguh TNI, Polri, dan Sekolah KedinasanPemerintah Potong BPMU dan Paksa Keluarkan Ijazah, Keadaan Sekolah Swasta Kian Memprihatinkan
“Jadi quary ini lahan punya PLN. Material ini diperlukan untuk material pembangunan DAM. Jadi memang materialnya tidak dijual belikan. Khusus untuk Upper Cisokan,” tandasnya. (Wit)
