“Lumayan susah, karena gerakannya cowok banget,” ucapnya sambil tersenyum.
Selly, yang memerankan Dayang, mengaku ini jadi pengalaman pertamanya tampil di Bali.
“Tantangan pasti ada, apalagi harus ngatur kekompakan gerak sama penari lain. Kita total 25 penari, dan dayang ada tujuh orang,” katanya.
Latihan hampir setiap hari mereka jalani demi menyempurnakan penampilan.
“Nervous pasti, tapi kami siap dan semangat,” ujar Gina.
Dengan semangat latihan tanpa henti, dan rasa cinta pada budaya sendiri, Sanggar Tari Mutiara Cimahi siap menorehkan prestasi lagi di panggung World Dance Day 2025. Tak hanya tampil, tapi juga membawa cerita tradisi dari tanah Sunda ke mata dunia. (Mong)
