Al Ma’soem Group Wakafkan Tanah Seluas 4.626 Meter Persegi untuk TMA, Perluasan Lahan Terus Dilakukan

Ketua Yayasan Al Ma’soem, Prof Ceppy Nasahi (tengah) didampingi Komisaris Utama PT Ma'soem Entang Rosadi saat penyerahan lahan wakaf untuk TMA di acara Tabligh Akbar sekaligus Haul para pendiri Al Ma’soem Group di Dome Yayasan Pendidikan Al Ma'soem.
Ketua Yayasan Al Ma’soem, Prof Ceppy Nasahi (tengah) didampingi Komisaris Utama PT Ma'soem Entang Rosadi saat penyerahan lahan wakaf untuk TMA di acara Tabligh Akbar sekaligus Haul para pendiri Al Ma’soem Group di Dome Yayasan Pendidikan Al Ma'soem.
0 Komentar

“Mereka dulu yang menginisiasi keberadaan lembaga ini. Rangkaian kegiatan Haul ini sudah dimulai dari hari kamis 10 April 2025, yaitu dengan kegiatan Bakti sosial,” jelasnya.

Prof Ceppy mengungkapkan, sejumlah kegiatan sosial yang sebelumnya telah dilakukan itu, yakni pembagian bingkisan dhuafa sebanyak 580 paket, yang tersebar ke 14 panti asuhan di daerah Kecamatan Rancaekek, Cicalengka, Majalaya Ujungberung, Jatinangor hingga wilayah Cipacing, Pangsor dan Ciburaleng.
“Jumlah peserta khitanan massal 300 orang. Pengobatan plus cek gula darah 161 orang. Peserta pemeriksaan mata 70 orang. Donor darah 79 orang. Alhamdulillaah kegiatan tersebut sudah terselenggara dan berjalan lancar,” ungkapnya.

Melalui kegiatan haul ini, ujar Prof Ceppy, diharapkan menjadi momentum untuk berintrospeksi diri, akan menjaga sikap menyangkut datangnya kematian yang sudah pasti terjadi juga pada kita.
“Perjuangan para pendiri yang telah menjadikan Al Ma’soem Group seperti ini, hendaknya dihargai melalui sikap-sikap kita menjaga dan memelihara serta mengembangkan yang telah beliau rintis,” ujarnya.
Prof Ceppy menuturkan, Al Ma’soem yang berdiri pada 1973 lalu, saat ini ditangani generasi kedua dan ketiga, melanjutkan H Nanang.

Baca Juga:Menanti Ujung Sengketa Lahan di SukahajiTegas Larang Penarikan Sumbangan Masjid di Jalan, Dedi Mulyadi Terbikan Surat Edaran!

“Bagi kami sebagai penerus, eksistensi akan terus terjaga dan bisa dikembangkan jika diantara kami menjaga kekompakkan seperti yang telah dilakukan oleh Kakak dan kedua orangtua kami,” tuturnya.
Di tengah penyampaian pada acara Tabligh Akbar, Prof Ceppy juga menyoroti terkait isu kemanusiaan internasional yang telah lama berlangsung, yakni mengenai konflik Israel-Palestina.
“Saat ini, masyarakat Palestina masih mengalami penderitaan akibat serangan dari Zionis Israel yang sekian kalinya, untuk itu mari kita dukung MUI untuk membaikot produk yang berafiliasi ke Israel,” imbuhnya.

“Terakhir mohon doa dari semuanya semoga kami keluarga Besar Al Ma’soem bisa istiqomah melaksanakan kebiasaan almarhum dalam kebaikan dan semoga kedepan bisa dilaksanakan dalam kondisi yang lebih baik lagi,” pungkas Prof Ceppy. (Bas)

Laman:

1 2
0 Komentar