“Enggak ada orang yang bapaknya berani, otomatis anaknya berani juga. Enggak ada ceritanya bapaknya pengecut, otomatis anaknya pengecut. Menurut saya, gerakan sebagaimana keberanian, itu harus dibaca dengan dua faktor,” jelas Zen.
“Yang pertama, keberanian itu hasil latihan. Yang kedua, keberanian itu hasil atau buah dari ekonomi politik.” pungkasnya.
