‘’Tuh Bolong, orang kalau kesini harus pakai paralayang, flying fox, apakah dari kementerian perhubungan akan mengadakan semacam wisata paralayang atau Flying Fox. Kalau tidak diselesaikan berati tujuannya ada untuk wisata paralayang, Flyng Fox,’’ Sindir Rieke.
Sementara itu berdasarkan penelusuran, melalui Layanan Pengadaan Sistem Elektronik (LPSE) proyek di Stasiun Bandung di bangun pada tahun anggara 2022-2023.
Proyek tersebut menjadi kewenangan Balai Teknik Perkeretaapian Kelas IA Bandung dengan pagu anggaran Rp 20 miliar dengan sistem tender dan dimenangkan oleh PT Cipta Adhi Guna.
Baca Juga:Pasien RSHS Diduga Diperkosa Dokter, Kondom dan Ceceran Sperma jadi Bukti!Skywalk Teras Cihampelas Kota Bandung Direvitalisasi lagi, Alokasi Rp 3,9 Miiar!
Pada Februari 2025, KPK juga telah melakukan pemeriksaan saksi dugaan korupsi Pengadaan Barang dan Jasa di Lingkungan Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Wilayah Jawa Bagian Barat yang kemudian menjadi BTP Kelas 1 Bandung.
Adapun saksi yang dimaksud, yakni aparatur sipil negara atau ASN di Kementerian Perhubungan atas nama Muhammad Chusnul bersama dengan Muhlis Hanggani Capah dan Reza Maulana.
“Hari ini, Jumat, 14 Februari, pemeriksaan di Gedung KPK merah Putih,” kata Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika Sugiarto dalam keterangan tertulis, pada Jumat, 14 Februari 2025 lalu. (yan)
