Wakil Wali Kota Siapkan Dukungan Industri Animasi Cimahi di Tengah Gempuran AI

Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudhistira siap dukung penuh animator di Cimahi. (Mong / Jabar Ekspres)
Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudhistira siap dukung penuh animator di Cimahi. (Mong / Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang semakin pesat mulai mengancam eksistensi para animator di Indonesia, termasuk di Cimahi. Di tengah tantangan tersebut, industri animasi lokal justru menunjukkan eksistensinya melalui film animasi Jumbo, yang proses rendernya dikerjakan di Cimahi dengan melibatkan para animator setempat.

Film Jumbo, yang telah tayang di seluruh bioskop di Indonesia, mendapat respons luar biasa dari masyarakat. Antusiasme penonton terlihat dari tiket yang terus terjual habis di berbagai kota.

Mengatahui hal itu, Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudhistira memberikan apresiasi terhadap kontribusi para animator Cimahi dalam produksi Jumbo.

Baca Juga:Performa City Semakin Buruk, Haaland Bakal Hengkang?IHSG Anjlok, Direktur RELI: Investor Jangan Overpanic!

Sebagai bentuk dukungan, ia berencana mentraktir siswa sekolah dasar (SD) kurang mampu bersama guru mereka untuk menonton film tersebut.

“Jika memang bagus, kita akan kembali mencanangkan Cimahi sebagai kota animasi bagi seluruh kota/kabupaten di Indonesia,” tambahnya.

Meski gempuran AI kian terasa, industri animasi di Cimahi tetap berjalan. Program inkubasi di Baros Information, Technology, & Creative Center (BITC) masih berlanjut, dan ekosistem ekonomi kreatif (ekraf) bidang animasi tetap eksis di kota ini.

“Gempuran AI sangat luar biasa. Sekarang bagaimana pemerintah harus hadir untuk mendukung para animator. Saya berterima kasih kepada Visinema sebagai production house film Jumbo, yang telah memilih Kota Cimahi sebagai mitra strategis dalam pengembangan film animasi di Indonesia,” ujar Adhitia.

0 Komentar