Untuk itu, Adhitia mengimbau masyarakat Cimahi untuk turut mendukung industri ini dengan menonton film animasi Jumbo, terutama bagi anak-anak usia dini.
“Saya mengajak warga Cimahi menonton Jumbo, terutama anak-anak. Ini adalah film edukatif yang mengajarkan nilai-nilai baik, bukan sekadar hiburan yang membuat anak-anak menjadi generasi ‘anger child‘ yang saat disuruh bersih-bersih malah melempar sandal,” katanya.
Adhitia juga akan mengajak para animator asal Cimahi yang kini bekerja di luar kota untuk kembali dan membantu mengembangkan industri animasi di daerahnya.
Baca Juga:Performa City Semakin Buruk, Haaland Bakal Hengkang?IHSG Anjlok, Direktur RELI: Investor Jangan Overpanic!
*Ada yang meminta Baros International Animation Festival (BIAF) diadakan kembali. Namun, saya ingin BIAF sekarang punya konsep yang berbeda, di mana motor penggeraknya adalah para pelaku animasi sendiri, tidak hanya bergantung pada pemerintah,” tutupnya. (Mong)
