Optimis, BI: Inflasi Indonesia Tetap Terkendali

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo. (Foto: ANTARA)
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo. (Foto: ANTARA)
0 Komentar

Untuk itu, ia mengatakan bahwa seluruh instrumen moneter akan terus dioptimalkan, termasuk penguatan strategi operasi moneter pro-market melalui optimalisasi instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI), Sekuritas Valas Bank Indonesia (SVBI), dan Sukuk Valas Bank Indonesia (SUVBI).

Perry Warjiyo juga menyampaikan bahwa Bank Indonesia akan terus memantau perkembangan ekonomi dan inflasi, serta melakukan penyesuaian kebijakan moneter jika diperlukan. Hal ini untuk memastikan bahwa inflasi tetap terkendali dan stabilitas ekonomi terjaga.

Selain itu, Perry juga menyampaikan bahwa Bank Indonesia akan terus meningkatkan kerja sama dengan pemerintah pusat dan daerah dalam mengendalikan inflasi. Hal ini untuk memastikan bahwa kebijakan inflasi yang diambil efektif dan efisien.

Baca Juga:Dukung Kemudahan Investasi Emas, Antam Luncurkan Platform DigitalDi Tengah Efisiensi Anggaran, Pemkot Cimahi Upayakan Tambah Kuota Program Beras Murah

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur BI itu juga menyampaikan bahwa Bank Indonesia akan terus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mengendalikan inflasi. Hal ini untuk memastikan bahwa masyarakat memahami dampak inflasi yang tidak terkendali dan dapat berpartisipasi dalam mengendalikan inflasi.

Dengan demikian, Bank Indonesia optimis bahwa inflasi di Indonesia dapat tetap terkendali dalam sasaran 2,5 plus minus 1 persen. Hal ini akan membantu menjaga stabilitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

0 Komentar