JABAR EKSPRES – Bencana banjir masih menjadi permasalahan rutin di wilayah Bandung Selatan, khususnya di Bojongsoang, Dayeuhkolot, dan Baleendah.
Hujan deras dengan intensitas tinggi seringkali menyebabkan Sungai Citarum meluap, merendam permukiman warga dengan ketinggian air yang bisa mencapai 60 cm hingga 200 cm.
Menurutnya, jika pembangunan kolam retensi atau embung harus segera dilakukan agar air hujan tidak langsung mengalir ke sungai dan menyebabkan luapan.
Baca Juga:Perempuan Asal Rajamandala Meninggal Usai Terlibat Kecelakaan di PadalarangPasca Banjir Landa 13 Kecamatan dan 33 Desa, Pemkab Bandung Tetapkan Status Tanggap Darurat 14 Hari
Ia juga mencontohkan, seperti di Ciliwung yang kini telah memiliki danau di Ciawi untuk mengurangi risiko banjir.
“Ya sudah ada di plannya sudah disampaikan sering disampaikan kemarin. Saya juga pernah berbicara sebagai perwakilan daerah pemilihan ini penting,” katanya.
Menurutnya, beberapa titik yang menjadi prioritas pembangunan adalah wilayah Rancaekek, Tegalluar, dan Solokan Jeruk yang berfungsi menampung aliran air dari Majalaya dan daerah lainnya sebelum masuk ke Sungai Citarum.
