TPA Sarimukti Longsor, Pemprov Pasang Kawat Bronjong

Petugas bekerja di TPA Sarimukti.
Petugas bekerja di TPA Sarimukti.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat mengalokasikan anggaran sebesar Rp 200 juta untuk pemasangan kawat bronjong di TPA Sarimukti.

Langkah ini diambil menyusul longsornya gunungan sampah di TPA tersebut pada Sabtu (8/3) sekitar pukul 11.58 WIB.

Longsor tersebut terjadi di Zona 3 dengan volume sampah sepanjang 20 meter dan tinggi 10 meter. Beruntung, insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa.

Baca Juga:Vokalis U’ Camp, Ruddy Karamoy Meninggal Dunia Usai Tampil di BandungBumdes Cipayung Girang Gelar Bazar Ramadan dan Santunan 240 Anak Yatim

Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat, Herman Suryatman, segera memerintahkan pemasangan kawat bronjong sebagai solusi sementara untuk mencegah longsor serupa terulang.

“Agar tidak terjadi longsor lagi,” ujarnya saat meninjau lokasi pada Minggu (9/3) pagi.

Herman menjelaskan bahwa penyebab longsornya tumpukan sampah adalah faktor cuaca, terutama hujan deras yang terjadi selama sepekan terakhir.

Air yang meresap ke dalam tumpukan sampah membuat beban di bagian atas semakin berat hingga akhirnya runtuh karena struktur sudah jenuh dengan air.

Sebagai upaya mitigasi lebih lanjut, Pemprov Jabar juga akan membangun jalan alternatif menuju Zona 3 dan Depo BBM.

Selain itu, pihak berwenang telah menertibkan pemulung untuk menghindari situasi berbahaya, dan sejumlah alat berat telah dipindahkan ke tempat yang lebih aman. “Kalau sekarang sudah aman itu TPA,” imbuhnya.

Pemasangan kawat bronjong merupakan salah satu langkah untuk memperkuat Zona 3 agar dampaknya tidak meluas ke Zona 4.

Baca Juga:Pembangunan Molor, Dedie Rachim Ultimatum Pengembang Pasar Sukasari BogorDikumpulkan Gubernur Jabar, Bupati Bogor Ajak Pemimpin Depok dan Bekasi Atasi Banjir sama-sama

Pemprov Jabar juga merencanakan penghijauan di area TPA Sarimukti. Pada tahap pertama, sebanyak 2.000 pohon akan ditanam untuk membantu penyerapan air.

Terkait kapasitas TPA Sarimukti, saat ini terdapat empat zona yang sudah terisi. Zona 1 sudah penuh dan tidak bisa menampung sampah lagi, Zona 2 terisi 90 persen, Zona 3 terisi 80 persen, dan Zona 4 sudah penuh.

Saat ini, pembangunan Zona 5 seluas 6,3 hektare sedang dalam tahap penyelesaian. “Sekarang pekerjaan utamanya sudah selesai, tinggal pemasangan membran mudah- mudahan bulan Mei sudah bisa selesai,” tutur Herman.

Dengan dioperasikannya Zona 5 dan pemanfaatan sisa ruang di Zona 2 dan 3, masa pakai TPA Sarimukti dapat diperpanjang hingga Juni 2028. (son)

0 Komentar