“Jalur Neraka” Hantui Pengendara, Bupati Bandung Tuding Kendala JLC Ada di Kota Bandung, Minta Gubernur Jabar Turun Tangan!

Ilustrasi: Kepadatan arus lalu lintas dari arah Cileunyi tepatnya di Jalan Raya Cinunuk, Kabupaten Bandung menuju Kota Bandung. (Jabar Ekspres)
Ilustrasi: Kepadatan arus lalu lintas dari arah Cileunyi tepatnya di Jalan Raya Cinunuk, Kabupaten Bandung menuju Kota Bandung. (Jabar Ekspres)
0 Komentar

Mengingat saat ini Bandung Timur sudah semakin berkembang infrastrukturnya, seperti telah beroperasi Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) hingga Stasiun Tegalluar, Kereta Cepat Whoosh tentu semakin berdampak terhadap arus lalu lintas.

Pentingnya pemerintah memprioritaskan keterjaminan ketersediaan transportasi umum, sudah tertuang pada Pasal 158, Undang-Undang nomor 22 tahun 2009, tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Di samping Pemkot dan Pemkab Bandung yang belum serius memaksimalkan layanan transportasi umum, kedua daerah tersebut pun seakan abai terhadap upaya mengurai kemacetan di wilayah Timur, yakni jalur Bundaran Cibiru-Cileunyi.

Baca Juga:Berdiri di Lahan Hutan Produksi, 4 Vila di Kawasan Puncak DisegelMalam dengan Obor dan Tuntutan: Simpul Puan Suarakan Keadilan di Hari Perempuan Sedunia

Adapun progres pembangunan Underpass Cibiru dan Jalan Lingkar Cileunyi (JLC) sempat digadang-gadang menjadi proyek infrastruktur yang mampu menjadi solusi, dalam mengatasi kemacetan di Bandung Timur.

Diketahui, mengenai perencanaan pembangunan Jalan Lingkar Cileunyi, lokasinya berada pada perbatasan Kabupaten Bandung dan Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat.

Bupati Bandung, Dadang Supriatna memaparkan, untuk realisasi wacana tersebut guna mengurai kemacetan yang kerap menghantui masyarakat, pihaknya meminta agar Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi ikut turun tangan.

“Ini Gubernur juga harus turun tangan, karena pembangunan Lingkar Cileunyi lintas antar kabupaten-kota. Maka banyak hal yang harus diselesaikan,” paparnya di Aula Kecamatan Cileunyi belum lama ini.

Menurut Dadang atau akrab disapa Kang DS, perlunya Gubernur Jabar ikut turun tangan dalam realisasi pembangunan Lingkar Cileunyi, selain karena menjadi akses lintas perbatasan Kabupaten-Kota Bandung, juga beralasan supaya fokus titiknya dapat ditentukan di mana terlebih dahulu.

0 Komentar