JABAR EKSPRES – Setelah lima bulan absen dari pasar Indonesia, Apple akhirnya resmi kembali! Kali ini, kehadiran mereka disambut dengan peluncuran iPhone 16 dan iPhone 16 Pro yang langsung jadi perbincangan.
Tapi, dengan selisih harga Rp4 juta, apakah iPhone 16 sudah cukup atau kita perlu upgrade ke versi Pro?
Dulu, iPhone standar selalu menggunakan chip generasi lama, tapi sekarang Apple mengubah strategi.
Baca Juga:KJP Plus Tahap 2 Alokasi Maret 2025 Segera Cair, Begini Cara Cek Penerimanya30+ Kode Redeem Free Fire atau FF Terbaru 7 Maret 2025, Diamond, Voucher, dan Skin Gratis!
Baik iPhone 16 maupun iPhone 16 Pro sama-sama menggunakan prosesor A18! Meski ada perbedaan kecil di GPU, performa CPU mereka nyaris identik.
Bahkan, iPhone 16 kini dibekali RAM 8GB sama dengan versi Pro! Ini bukan sekadar peningkatan angka, tapi langkah besar Apple untuk memastikan fitur Apple Intelligence bisa berjalan dengan optimal.
Yap, fitur AI eksklusif di iOS 18 ini tidak bisa diakses oleh iPhone 15 standar karena keterbatasan RAM dan chip A16.
Apple Intelligence membawa fitur-fitur menarik seperti:
- Clean Up untuk menghapus objek di foto (mirip AI Erase di Android).
- Siri dengan efek RGB di tepi layar.
- Image Playground untuk membuat gambar dan emoji.
- Visual Intelligence yang bisa mencari informasi lewat kamera (mirip Circle to Search di Android).
- Ringkasan otomatis untuk notifikasi dan rekaman suara (meski masih terbatas di bahasa Inggris).
Desain & Fitur Baru yang Makin Mirip Pro
Apple juga memberikan perubahan desain signifikan di iPhone 16. Kini, susunan kameranya vertikal berbentuk kapsul, ada warna-warna baru, serta tombol Action Button yang sebelumnya hanya ada di versi Pro.
Tapi yang paling menarik adalah tombol Camera Control, yang berfungsi untuk mengakses kamera lebih cepat dan mengatur exposure, depth, zoom, serta filter. Meski inovatif, tombol ini terasa agak sulit digunakan secara natural.
Dari segi kualitas kamera, tetap tampil solid! Warna yang dihasilkan cenderung natural dengan sedikit tone kecokelatan (mirip Android yang bekerja sama dengan Leica/Hasselblad). Bagi yang suka hasil foto realistis, ini jadi nilai tambah.
