JABAR EKSPRES – Pro kontra tentang aplikasi WPONE di sosial media beberapa hari terakhir menjadi semakin memanas, beberapa unggahan juga menjadi viral dan mendapatkan banyak komentar dari netizen yang tak kalah ramainya.
Banyak unggahan netizen yang saling serang, baik dari kubu yang pro maupun yang kontra. Unggahan yang kontra rata-rata memberikan peringatan bahwa aplikasi ini merupakan penipuan.
Sementara yang pro kebanyakan adalah dari para membernya sendiri yang saling memberi semangat dan menyangkal beberapa peringatan tentang aplikasi WPONE yang sudah scam.
Baca Juga:Link DANA Kaget Ramadhan ke-4, Ada Rp55.000 Bisa Klaim SekarangBukti Baru Aplikasi WPONE Penipuan, Ternyata Tidak Ada Catatan IPO di Amerika
Netizen yang pro ini ada yang membela mati-matian hingga mengeluarkan berbagai kata-kata yang kurang pantas untuk dikonsumsi di sosial media, mereka mengaku kesal karena aplikasi yang dinilainya menguntungkan masyarakat dan memperbaiki taraf hidupnya dihina dan dibilang penipuan.
Namun beberapa ada yang malah pasrah saat aplikasi dibilang scam, bisa jadi karena mereka sudah sadar saat melihat banyak bukti-bukti yang dibeberkan di media.
Meski begitu mereka tetap berharap tanggal 14 Maret nanti aplikasi bisa melakukan penarikan atau With Draw (WD), seperti yang dijanjikan pihak aplikasi setelah selesai proses IPO ke Nasdaq yang akan membuka lagi fitur penarikan.
Bisa dipastikan banyak member yang akan langsung menarik semua saldo yang tersisa, dan ini pasti akan menjadi pertimbangan bagi aplikasi untuk mengantisipasinya.
Selain itu, pada 14 Maret 2025 nanti, semua member WPONE yang jumlahnya sudah ribuan tersebut akan mengakses aplikasi secara bersamaan, dan diprediksi website akan mengalami down, dan ini bisa menjadi alasan lagi bagi pihak aplikasi untuk menunda pencairan berikutnya.
Hal itu bila memang aplikasi menepati janjinya untuk bisa mencairkan dana anggota, tapi jika memang aplikasi ini scam, maka hanya ada satu kemungkinan, bahwa aplikasi tetap tidak bisa mencairkan dana dan lambat-laun aplikasi bisa menghilang atau tidak bisa diakses lagi.
Dampaknya bagi anggota sudah jelas, akan mengalami kerugian sebesar dana yang masih tersisa di aplikasi, hal ini akan lebih terasa pada member baru yang belum pernah melakukan penarikan, sementara bagi member lama bisa jadi malah sudah untung dan balik modal.
