“Saya mengimbau agar masjid-masjid di Kota Banjar lebih aktif mengajak masyarakat untuk menyalurkan zakat melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat desa atau kelurahan. Ini adalah langkah konkret untuk membantu sesama,” tegasnya.
Pada acara tersebut, Baznas Kota Banjar juga menyerahkan bantuan modal usaha kepada 30 mustahik (penerima zakat) serta paket sembako kepada 11 mustahik.
“Bantuan ini diharapkan dapat menjadi modal awal bagi para penerima untuk meningkatkan ekonomi keluarga mereka,” kata perwakilan Baznas Kota Banjar.
Baca Juga:Warga Dago Elos Gelar Aksi di PTUN Bandung, Desak Sidang TerbukaMeriah! Erdogan Disambut 75 Pasukan Berkuda di Gerbang Istana Bogor, 2500 Pelajar Kibarkan Bendera Indonesia-Turki
Kepala Kemenag Kota Banjar, H. Ahmad Fikri Firdaus menambahkan, program Kampung Zakat ini merupakan hasil kerjasama antara Kemenag Kota Banjar dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Banjar.
Secara teknis, program ini telah berjalan dengan baik berkat sinergi antara Kemenag, Baznas, dan pihak-pihak terkait lainnya.
“Alhamdulillah, itu sudah berjalan dengan baik. Detailnya nanti bisa dikonfirmasi ke Baznas. Cuma alhamdulillah baik Baznas dan seterusnya ini sudah bisa berjalan dengan baik hingga saat ini,” jelasnya.
Dengan diresmikannya Kampung Zakat ini, H. Ahmad Fikri Firdaus berharap, program ini dapat menjadi model bagi desa-desa lainnya di Kota Banjar.
Ia juga berharap, program ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, baik di tingkat desa, kecamatan, maupun kota.
“Harapannya mudah-mudahan dengan launching Kampung Zakat ini akan menjadi model bagi desa lainnya yang mengikuti gerak langkah hari ini. Serta mudah-mudahan juga ini berdampak positif kepada masyarakat baik yang ada di tingkat desa, kecamatan maupun tingkat Kota Banjar,” tutupnya. (CEP)
