Anggaran Rp2,6 Miliar, Pelebaran Jalan Daeng Ardiwinata Cimahi Dikerjakan Maret 2025

JABAR EKSPRES – Pemerintah menggelontorkan anggaran Rp2,6 miliar untuk pelebaran Jalan Daeng Ardiwinata. Proyek ini bertujuan mengatasi kemacetan yang kerap terjadi di kawasan tersebut.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Cimahi menghadapi sejumlah pekerjaan rumah, mulai dari perbaikan jalan di kawasan Alun-alun Cimahi yang mengalami kerusakan hingga penurunan kabel udara di area tersebut.

Di tengah penyelesaian persoalan itu, Dinas PUPR juga merencanakan pelebaran Jalan Daeng Ardiwinata, tepatnya di pertigaan menuju Kompleks Perkantoran Pemerintah Kota Cimahi.

“Saat ini kami sedang mempersiapkan dokumen lelang untuk pelebaran Jalan Daeng Ardiwinata dan diharapkan bisa terealisasi paling lambat awal Februari 2025,” kata Kepala Dinas PUPR Kota Cimahi, Wilman Sugiansyah saat dihubungi, Kamis (6/2/25).

“Nantinya akan disampaikan ke bagian pengadaan barang/jasa (PBJ) agar pekerjaan tersebut dipasang,” sambungnya.

BACA JUGA: Warga Kecewa Jalan di Alun-alun Cimahi Rusak, Padahal Baru Direvitalisasi

Proyek pelebaran jalan di Simpang Pemkot Cimahi ditargetkan mulai dikerjakan pada Maret 2025, asalkan proses lelang berjalan lancar dan pemenangnya segera ditetapkan pada triwulan pertama tahun ini

“Harapan kami, lelang bisa selesai tepat waktu, sehingga Maret atau April pengerjaan fisiknya bisa dimulai. Estimasi waktu pengerjaan sekitar tiga bulan,” ujar Wilman.

Wilman mengungkapkan, proyek ini telah dipersiapkan sejak tahun lalu, mencakup pembebasan lahan dan perencanaan konsep pelebaran jalan guna mengurai kemacetan di kawasan tersebut.

Sejumlah bangunan kios yang terdampak sudah dibebaskan dan siap untuk dibongkar.

Tak hanya kios, proyek ini juga akan berdampak pada Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kota Cimahi yang berada tepat di simpang tersebut. Namun, untuk tahap awal, hanya area parkir Perpusda yang akan terkena dampak langsung.

“Kios-kios sudah dibebaskan dan akan dibongkar saat proyek dimulai. Untuk Perpusda, yang terkena dampak awal hanya bagian depannya, bukan gedung utamanya,” jelas Wilman.

BACA JUGA: Sampah Sisa Program MBG Berpotensi Ekonomi, Pj Wali Kota Cimahi Soroti Ini!

Selain pelebaran jalan, proyek ini juga mencakup pembangunan bundaran dan pemasangan alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL).

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan