Ridwan juga mengungkapkan kekhawatirannya dengan kebijakan ini. Menurutnya pemerintah harus kembali mengkaji dulu usulan tersebut dengan melihat kondisi di lapangan seperti apa.
“Pemerintah harus mengkaji dulu berapa banyak warung yang jual gas eceran, jangan tiba-tiba kebijakan itu datang tanpa melihat kondisi di lapangan,” ujarnya.
“Sedikit juga namanya keuntungan ya harus dicari lah. Ini gas jangankan orang, saya juga butuh. Baiknya mah berapa harga dari pemerintah terus kita wajib ambil untung berapa, kalau sudah ada kesepakatan umpanya aturan kan enak jualannya,” kata dia.
